Setelah sampai di kamar hotel. Lucas segera masuk ke dalam kamar mandi. Pria itu ingin membersihkan diri dari sisa darah pria yang baru saja dia habisi. Sedangkan Naya yang masih berdiri di depan pintu kamar, tampak ragu untuk melangkah masuk. Haruskah dia masuk ke dalam kamar itu atau tidur di luar? Tapi, hal itu pasti akan membuat suaminya marah. "Naya, kamu kenapa? Kenapa tidak masuk ke dalam kamar?" tanya Bayu yang seketika membuyarkan lamunana Naya. "Mas Bayu, aku memikirkan bagaimana nasib keluarga pria yang tadi ditembak oleh Tuan Lucas. Apa anak dan istrinya akan disakiti oleh Tuan Lucas?" tanya Naya dengan ekspresi takut. "Naya, sebaiknya kamu jangan memikirkan hal itu lagi. Anggap saja kamu hari ini tidak melihat apapun karena ini semua demi kebaikanmu.""Tapi Mas Bayu—.""Naya, cukup!" Bayu seketika memotong ucapan Naya. "Sebaiknya kamu masuk dan beristirahat saja, dan ingat juga, Nay! Jangan membahas masalah ini di depan suamimu, atau aku tidak akan bisa menolongmu."B
Last Updated : 2026-06-29 Read more