Brak!Sebuah map berkas tebal terlempar kasar, menghantam permukaan meja kaca hingga menimbulkan suara benturan yang memekakkan telinga. Beberapa lembar kertas di dalamnya bahkan sampai sedikit mencuat keluar.Di seberang meja, seorang pria muda tampak bergeming. Ia masih duduk dengan posisi santai, menyandarkan punggungnya ke sofa kulit. Jemarinya dengan tenang menjepit sebatang rokok yang asapnya mengepul tipis, mengaburkan pandangan di antara mereka berdua. Ia menyesap rokok itu sekali lagi, lalu mengembuskannya perlahan, seolah ketegangan di ruangan itu sama sekali tak memengaruhinya.Pria paruh baya yang berdiri di depan meja menatapnya dengan pandangan yang begitu tajam. Napasnya memburu, dan kilat amarah yang tertahan jelas terpancar dari kedua matanya. Pria muda di hadapannya ini bukanlah orang asing dia adalah putranya sendiri."Jika bukan karena koneksi yang papa miliki, kamu tidak akan semudah itu keluar," suara pria paruh baya itu terdengar berat dan penuh penekanan, menah
Terakhir Diperbarui : 2026-06-15 Baca selengkapnya