Malam itu, lilin-lilin di kamar menara utara sudah dipangkas setengahnya, menyisakan keremangan yang hangat. Di sudut ruangan, beberapa kotak kayu besar berisi pakaian bayi berbahan katun tebal berwarna biru muda dan kelabu masih bertumpuk rapi, hasil pilihan mereka tadi pagi. Keyakinan itu didasari oleh tendangan si kecil yang belakangan ini sangat aktif, hingga membuat porsi makan Thalassa meningkat dua kali lipat dari biasanya. Namun, malam ini, hormon kehamilan rupanya sedang ingin mempermainkan suasana hati sang Duchess. Thalassa duduk di pinggir ranjang, menatap tumpukan pakaian biru di dalam kotak dengan cemberut yang makin dalam. Kaelen yang baru saja selesai membersihkan diri dan hanya mengenakan celana panjang hitam longgar, berjalan mendekat sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk. "Kenapa belum tidur?" tanya Kaelen lembut, mengambil tempat di sebelah Thalassa. "Perutmu tidak nyaman karena makan terlalu banyak tadi?" Thalassa menoleh lambat, menatap Kaelen dengan
Baca selengkapnya