"Kamu berani?!"Aura di sekitar Lorraine tiba-tiba berubah dingin. Dilla pun terkejut sesaat. Namun setelah sadar kembali, dia menyilangkan tangan di dada dan mencibir. "Lorraine, aku ibumu. Memangnya kamu berani memukulku?"Lorraine mengepalkan tangannya dengan erat. Berusaha mati-matian menekan gejolak emosi yang naik di dalam hatinya."Selama bertahun-tahun ini, apa yang kalian dapatkan dariku sudah lebih dari cukup. Utangku sama kamu juga sudah lama lunas. Mulai sekarang, aku nggak berutang apa pun lagi sama kamu."Setelah mengatakan itu, Lorraine berbalik hendak menuju lift. Namun, Dilla tidak membiarkannya pergi. Dia mencengkeram lengan Lorraine dengan kuat."Bagus! Bagus sekali! Sekarang kamu sudah jadi orang kaya, sampai-sampai nggak mengakui keluarga sendiri. Kamu ingin putus hubungan dan nggak saling berutang lagi, bukan?""Kalau begitu, transfer aku 10 miliar sekarang juga. Setelah itu, kita nggak akan saling berhubungan lagi. Kita jalani hidup masing-masing!"Bulu mata Lorr
Baca selengkapnya