Kehidupan Valeria setelah perceraian berjalan lebih tenang dari yang ia bayangkan.Bukan tenang yang kosong, melainkan tenang yang ia pilih dengan sadar. Ia kembali ke rutinitasnya mengajar di Fakultas Hukum Universitas Westbridge University, masuk pagi, pulang sore, sesekali lembur untuk menyelesaikan materi kuliah atau membimbing mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Pekerjaan itu selalu menjadi tempat yang aman baginya, ruang di mana ia tahu persis siapa dirinya dan apa yang ia bisa.Natalia mengajaknya makan siang setiap Jumat, tradisi kecil yang mereka mulai sejak bulan pertama setelah akta cerai itu terbit."Kamu kelihatan lebih ceria sekarang," kata Natalia sambil membuka menu di restoran Jepang langganan mereka."Hidup sudah lebih baik," jawab Valeria. "Anehnya
Magbasa pa