Ning Yuan membuka mata. Dan yang pertama kali dia lihat adalah wajah tampan di hadapannya—Kaisar Long Weitian. Yups! Kaisar tidur di sebelahnya. Bukan di kursi, bukan di sofa. Tapi di ranjang yang sama, di sampingnya.Ning Yuan membeku sesaat. Lalu senyum tipis terukir di bibirnya, hampir seperti tawa kecil."Sungguh nekat." ucapnya pelan.Dia mengamati wajah Kaisar yang tidur dengan tenang. Alisnya tegas. Hidungnya mancung dan bibirnya tipis. Bibir tipis ini, biasanya selalu membentuk senyum menggoda bila berdua dengannya. Di bawah sinar rembulan yang merayap masuk, wajah itu tampak hampir lembut.Tanpa sadar, tangan Ning Yuan bergerak, menyentuh pipi Kaisar, merasakan hangat kulitnya. Lalu jarinya berpindah ke alis, ke hidung, dan berhenti di bibir Kaisar."Kau sungguh nekat," Gumamnya lagi. "Bagaimana jika ada orang yang melihatmu di ranjangku?""Apa kau selalu mengkhawatirku??"Ning Yuan tersentak. Matanya membelalak saat melihat mata Kaisar terbuka—terang, sadar, tidak menunjukka
Huling Na-update : 2026-06-29 Magbasa pa