Tiga minggu kemudian, sehari sebelum keberangkatan ke Bali, Anggun tampak mondar-mandir di kamar Bita sambil mengeluarkan beberapa potong pakaian dari dalam lemari."Yang ini jangan dibawa. Bahannya tebel, nanti kepanasan di Bali." Anggun kembali membuka lemari, mengambil beberapa pakaian lain, lalu meletakkannya di atas kasur yang kini hampir penuh.Sementara itu, Bita hanya duduk bersila di lantai sambil melipat pakaian yang sudah dipilih ibunya. "Ma...""Hm?""Ini kan cuma empat hari. Kok bajunya kayak mau pindahan begini, sih?"Anggun mendelik. "Namanya juga liburan. Siapa tahu nanti pengen ganti baju dua kali sehari."Bita hanya mendesah pasrah dan melanjutkan melipat bajunya dengan tak semangat.Anggun bergerak memeriksa isi koper. "Obat udah. Sandal udah. Sunscreen udah. Topi...Eh, topi mana topinya?"Bita menunjuk gantungan di balik pintu. "Tuh."Begitu melihat topi itu masih tergantung, Anggun
Baca selengkapnya