"Assalamu'alaikum." Ucapan salam dari lelaki yang baru datang, spontan membuat para pengurus panti menoleh. "Wa'alaikumsalam," jawab mereka bersamaan, termasuk Aisyah."Mas Zein, Masya Allah, baru muncul lagi," seru Bu Halimah sambil tersenyum ramah pada sosok yang mengenakan kemeja hitam dan celana jeans warna biru."Iya, Bu. Rupanya ada acara di panti," ujarnya sambil duduk di kursi plastik yang disodorkan Aisyah. "Makasih, Mbak Aisyah.""Iya, Mas. Acara yang disponsori oleh bapak-bapak ini." Bu Halimah menunjuk dengan sopan pada rombongan Rangga yang duduk tak jauh dari mereka.Zein mengangguk ramah, tersenyum untuk menyapa mereka. Setelah itu ia mengalihkan perhatian pada Aisyah. "Mana A'im, Mbak?" tanya Zein sambil memperhatikan sekeliling untuk mencari sosok kecil itu."A’im sedang tidur siang di paviliun, ditemani Siti, Mas. Tadi juga di sini," jawab Aisyah. "Waktu itu dia nunggu-nunggu Mas datang. Sampai nanya berkali-kali, kenapa Om Zein nggak datang.""Iya, maaf sekali. Har
Read more