Keesokannya di siang hari, sebuah mobil sedan hitam berhenti tepat di depan rumah Pak RT. Brandon Sebastian turun dengan setelan kemeja formal tanpa dasi. Penampilannya rapi, tenang, dan memancarkan wibawa yang membuat Pak RT yang sedang bersantai di teras langsung mematikan rokoknya. "Selamat siang, Pak RT," sapa Brandon ramah, menyodorkan tangannya. "Eh, siang, Mas. Ada keperluan apa ya?" Pak RT menyambut salaman itu dengan dahi berkerut. Ia merasa familier dengan wajah tegap di depannya, tapi ingatan tua itu agak lambat bekerja. "Saya Brandon Sebastian. Pria yang Bapak lihat keluar dari jendela samping rumah Mas Rendy dua malam lalu," ujar Brandon langsung pada intinya, tanpa ada ketakutan sedikit pun. Pak RT langsung berdiri dari kursinya, matanya membelalak. "Loh! Kamu... kamu selingkuhannya Mbak Lilis toh?!" Brandon terkekeh tipis, menggeleng pelan. "Lebih baik kita buktikan bersama warga, Pak. Saya datang ke sini secara resmi untuk meminta Bapak mengumpulkan seluruh warg
Terakhir Diperbarui : 2026-07-13 Baca selengkapnya