Langkah Widi tertahan tepat di depan meja kerjanya. Pandangannya terpaku pada selembar amplop cokelat tebal yang tergeletak di sana.Jemarinya baru saja hendak menyentuh permukaan kertas yang kasar itu ketika getaran keras dari dalam tas memecah keheningan ruangan.Bzzzt! Bzzzt!Ia segera merogoh tasnya. Layar ponsel yang berkedip menampilkan nama "Bu Ella". Widi menggeser tombol hijau, lalu menempelkan gawai tersebut ke telinganya."Iya, Bu Ella?" ucap Widi, berusaha keras menjaga suaranya tetap tenang."Halo, Non. Kamu sudah di kantor?" Suara Bu Ella terdengar agak cemas."Sudah, Bu.""Saya boleh minta tolong? Kamu ke atas, ya? Tolong bangunkan Yudo. Dari tadi saya telepon tidak juga diangkat, padahal dia ada kelas pagi ini."Widi melirik sekilas ke arah amplop di mejanya. "Oh, iya, baik, Bu. Saya izin ke atas sekarang.""Maaf, ya, Non, merepotkan," ucap Bu Ella sebelum memutus sambungan.Widi menghela napas berat. Ia terpaksa meninggalkan amplop misterius itu, lalu melangkah cepat
最終更新日 : 2026-07-15 続きを読む