Aku mengembuskan napas panjang yang sejak tadi kutahan. Bahuku akhirnya terasa sedikit lebih rileks, seolah beban yang menekan dadaku perlahan mulai terangkat. Rasanya seluruh tenagaku terkuras habis hanya dalam hitungan menit, sementara telapak tanganku masih terasa dingin akibat ketegangan yang baru saja terjadi. Namun, sebelum sempat menyampaikan rasa terima kasih kepada Adrian, suara langkah kaki dari arah koridor utama kembali terdengar. Ibu Sofia mendekati kami dengan senyum anggun, sama sekali tidak menyadari badai yang baru saja nyaris menghancurkan malam kami. Wajahnya tetap hangat dan tenang, membuat Adrian seketika mengembalikan ekspresi profesionalnya tanpa menyisakan sedikit pun jejak ketegangan. "Maaf ya, Tante tadi agak lama di dalam. Kalian tidak bosan menunggu, kan?" "Tidak sama sekali, Bu," jawab Adrian dengan tenang disertai senyum tipis yang terlihat begitu alami. Seketika itu juga, raut wajahnya kembali
Last Updated : 2026-07-29 Read more