Klik!Bunyi klik kunci otomatis apartemennya menjadi penanda bahwa Cassandra akhirnya bisa bernapas lega. Begitu pintu tertutup rapat, ia langsung menyandarkan tubuhnya yang letih.Ketegangan sepanjang pagi tadi, mulai dari kepanikan karena bajunya, interogasi tajam Raffa di ruang rapat, hingga konfrontasi intim dengan Mario di tangga darurat, benar-benar menguras seluruh energinya.Cassandra melangkah gontai menuju kamar mandi. Ia melepas blazer putih kusut bernoda itu dengan perasaan campur aduk, lalu menyalakan shower. Di bawah guyuran air hangat, ia memejamkan mata, membiarkan pikirannya kembali melayang pada kejadian malam tadi.Setelah berganti pakaian dengan piama rumahan yang nyaman, Cassandra berdiri di depan cermin wastafel. Perlahan, jari telunjuknya bergerak naik, menyentuh bibirnya sendiri. Bibir yang semalam disentuh dengan begitu intens oleh Mario.Rona merah muda seketika menjalar kembali di pipinya. Cassandra menarik napas dalam-dalam, menatap pantulan dirinya di cerm
Last Updated : 2026-07-19 Read more