Makanan Khas Makassar Apa Yang Paling Terkenal?

2026-05-29 20:30:00
109
Share
Kuis Kepribadian ABO
Ikuti kuis singkat untuk mengetahui apakah Anda Alpha, Beta, atau Omega.
Mulai Tes
Jawaban
Pertanyaan

3 Jawaban

Chloe
Chloe
Pemandu Baca Staf
Ada satu momen yang bikin aku jatuh cinta sama 'Pallubasa'. Bayangkan sup daging kerbau kental dengan rempah-rempah kuat, dicampur parutan kelapa dan kadang ditambah jeruk nipis. Rasanya gurih, sedikit asam, dan pedasnya nendang! Aku inget banget waktu pertama kali nyobain di warung kecil dekat Benteng Rotterdam—penjualnya cerita kalo pallubasa dulunya makanan bangsawan, sekarang jadi favorit semua kalangan.

Selain itu, 'Sop Saudara' juga nggak kalah memorable. Dinamakan gitu karena porsinya biasanya besar, bisa dimakan beramai-ramai. Isiannya macam-macam: daging, hati, paru, plus perkedel kentang. Yang bikin spesial adalah kuahnya yang bening tapi super flavorful, kayak perpaduan sop sapi dengan cita rasa rempah khas Sulawesi. Cocok banget dimakan pas hujan-hujan!
2026-06-01 19:33:43
6
Samuel
Samuel
Ahli Novel Sopir
Aku selalu tergoda sama 'Barongko' kalo ke Makassar—kue pisang kukus yang dibungkus daun pisang ini teksturnya lembut banget, kayak perpaduan pudding dan kue tradisional. Rasanya manis gurih karena campuran santan, dan biasanya dikasih topping kelapa parut. Kalo soal jajanan pasar, 'Tette' juga worth to try—terbuat dari beras ketan dan gula merah, bentuknya bulat-bulat kecil. Aku suka yang versi dibakar, jadi ada aroma smokeynya. Ini makanan ringan yang pas buat temen ngopi sore!
2026-06-01 22:52:21
8
Pengulas Koki
Pernah dengar orang bilang 'Makassar itu surganya kuliner'? Aku setuju banget! Salah satu yang paling iconic pasti 'Coto Makassar'. Kuahnya yang pekat dari bumbu kacang dan rempah-rempah, ditambah daging sapi empuk plus jeroan yang dimasak sempurna, bikin nagih. Aku pertama kali cobain pas jalan-jalan ke Pantai Losari, ditemani ketupat dan buras—komplit banget rasanya. Uniknya, meskipun mirip rawon atau gulai, cita rasanya beda karena pakai kemiri dan ketumbar lebih dominan.

Oh iya, jangan lupa 'Konro'! Iga sapi bakar dengan bumbu hitam khas ini biasanya disajikan pakai sup bening atau nasi hangat. Aku suka versi 'Konro Bakar'-nya yang dagingnya lebih kering dan gosong-gosong sedikit di ujungnya. Kalo mau yang lebih 'adem', 'Es Pisang Ijo' jadi pilihan wajib—pisang dibungkus adonan hijau, dikukus, lalu disiram santan dan sirup merah. Manisnya pas, cocok buat pencuci mulut setelah makan pedas!
2026-06-03 11:10:04
10
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Buku Terkait

Pertanyaan Terkait

Apa makanan khas Palembang yang paling terkenal?

3 Jawaban2026-06-18 02:27:51
Pernah dengar orang bilang Palembang itu surganya kuliner? Aku setuju banget, terutama karena ada pempek yang jadi legenda di sana. Makanan dari olahan ikan dan sagu ini punya tekstur kenyal yang bikin nagih, apalagi kalau dicocol cuko yang manis-asam-pedas. Variasinya juga banyak, dari kapal selam yang isinya telur sampai lenjer yang simple tapi enak. Yang bikin pempek istimewa adalah proses pembuatannya yang tradisional, masih banyak produsen kecil di Palembang yang mempertahankan resep turun-temurun. Kalau ke Palembang, wajib coba pempek dari pedagang kaki lima yang biasanya lebih otentik rasanya dibanding yang dijual di mal. Selain pempek, ada juga model dan tekwan yang kurang terkenal tapi worth to try. Model itu mirip pempek tapi bentuknya pipih, disajikan dengan kuah kaldu. Tekwan adalah sup bola-bola ikan dengan jamur dan kaldu udang. Dua hidangan ini sering terlupakan karena ketenaran pempek, padahal rasanya nggak kalah memorable. Palembang benar-benar punya kekayaan kuliner yang nggak cuma sebatas pempek, meskipun pempek tetap jadi bintang utamanya.

Apa saja makanan khas Aceh yang paling terkenal?

2 Jawaban2026-06-14 22:42:51
Membicarakan kuliner Aceh itu seperti membuka lembaran sejarah yang lezat. Siapa yang bisa menolak aroma rempah dari 'Mie Aceh' yang menggoda? Hidangan ini bukan sekadar mie biasa, tetapi perpaduan sempurna antara bihun kuning tebal, kuah kari kental, dan taburan emping melinjo yang renyah. Variasi 'Mie Aceh Goreng' dengan potongan daging dan seafood selalu bikin lidah bergoyang. Jangan lupa 'Kuah Beulangong'-nya, kaldu tulang sapi yang dimasak berjam-jam sampai keluar semua essensinya. Lalu ada 'Ayam Tangkap', ciri khasnya terletak pada daun temurui yang digoreng krispi bersama ayam. Rasanya unik, gurih, dan sedikit pahit alami yang bikin ketagihan. Kalau mau yang lebih autentik, 'Rujak Aceh' dengan bumbu kacang dan irisan buah mentahnya itu kombinasi segar yang jarang ditemukan di daerah lain. Oh iya, jangan sampai terlewat 'Kupi Khop'—kopi khas Aceh yang disajikan dengan susu kental manis dan gula aren, biasanya dinikmati bersama 'Kue Boh Geulima' sebagai teman ngobrol santai.

Makanan street food Makassar yang paling populer apa?

3 Jawaban2026-05-29 15:09:47
Pertama kali menjelajahi jalanan Makassar, ada satu aroma yang langsung menyerbu indra penciuman: coto Makassar. Kuahnya yang pekat dari rempah-rempah dan daging sapi lembut yang meleleh di lidah bikin ketagihan. Bukan cuma soal rasanya, tapi juga cara penyajiannya yang unik—disajikan dengan ketupat atau buras, plus sambal yang bikin hidung bergetar. Bedanya dengan coto daerah lain? Penggunaan kacang tanah sangrai sebagai taburan, memberi sentuhan krenyes yang genius. Tapi jangan berhenti di situ. Konro bakar juga wajib dicoba, terutama yang dihidangkan dengan kuah hitam pekat dari kayu manis dan cengkih. Daging iga yang empuk dan berlemak ini paling enak dinikmati sambil duduk lesehan di pinggir jalan, ditemani angin malam. Ada semacam ritual di sini: menyeduh kuahnya pelan-pelan sebelum menyantap daging, biar rasanya meresap sampai ke tulang.

Makanan khas Irian Jaya apa yang paling terkenal?

4 Jawaban2026-05-30 21:20:33
Pernah dengar tentang papeda? Itu makanan khas Irian Jaya yang bikin penasaran sejak pertama kali aku lihat di dokumenter kuliner. Bentuknya seperti bubur kental dari sagu, mirip lem tapi ternyata punya cita rasa unik yang tumbuh di lidah. Awalnya agak skeptis, tapi setelah coba di warung kaki lima Jayapura, tekstur lengketnya justru jadi daya tarik sendiri. Disajikan dengan kuah kuning dari ikan tongkol atau mujair, rasanya gurih segar. Yang bikin kagum, papeda ini bukan sekadar makanan, melainkan warisan budaya Suku Asmat dan Dani yang sudah turun-temurun. Uniknya, cara makannya pakai sumpit dari batang sagu—harus diputar-putar dulu biar tidak terlalu lengket. Pengalaman menyantapnya seperti dibawa menyelami kehidupan sehari-hari masyarakat Papua. Ada kesederhanaan yang justru bikin nagih, apalagi ketika diceritain bahwa sagu sebagai bahan utamanya dipanen langsung dari hutan. Jadi inget kata-kata penjualnya: 'Di sini, makan papeda itu seperti menghirup napas hutan.'

Apa makanan khas Makassar yang paling terkenal?

2 Jawaban2026-05-29 18:48:38
Ada satu momen yang selalu bikin air liur menetes setiap kali ingat Makassar: saat pertama kali mencoba Coto Makassar di warung kecil dekat Pantai Losari. Kuahnya yang pekat dengan rempah-rempah menggigit, dicampur daging dan jeroan empuk yang meleleh di lidah, benar-benar membekas di memori. Yang bikin unik, cara makannya pakai 'buras'—nasi ketan compact yang dicampur santan, mirip lontong tapi lebih gurih. Bukan cuma soal rasa, Coto juga punya cerita budaya panjang. Konon dulunya hidangan ini adalah santapan bangsawan Gowa, tapi sekarang jadi jajanan kaki lima yang merakyat. Justru di warung-warung sederhana itulah keaslian rasanya terjaga. Aku selalu suka ngobrol sama pedagangnya yang dengan bangga cerita tentang resep turun-temurun. Kadang ditambah 'daging tunu' (daging bakar) atau 'sambal talua' (sambal telur) untuk variasi. Makanan ini bukan sekadar mengenyangkan, tapi seperti mendengar langsung kisah kota Makassar melalui lidah.

Di mana tempat makan enak di Makassar yang murah?

3 Jawaban2026-05-29 20:56:19
Ada satu tempat nongkrong di Makassar yang selalu bikin perutku bahagia tanpa harus bikin dompet jebol. Warung Makan Pak Jafar di Jalan Sultan Alauddin itu legendaris banget! Pallubasa-nya autentik, kuahnya kental rempah, dagingnya melimpah, dan harganya cuma sekitar 15 ribu per porsi. Mereka juga punya coto Makassar yang slow-cooked dengan bumbu turun temurun. Kalau mau yang lebih santai, coba Sop Saudara di sekitar Panakkukang. Porsinya jumbo, dagingnya empuk, dan bisa nambah kuah gratis. Menu andalannya sop konro iga sapi dengan harga 20-25 ribu. Tips dari aku: dateng pas jam 11 siang biar dapet iga bagian tulang lunak yang lezatnya nagih!

Apa makanan tradisional Makassar yang wajib dicoba?

3 Jawaban2026-05-29 12:35:31
Kuliner Makassar itu seperti cerita rakyat yang bisa dimakan—setiap hidangan punya karakter kuat dan sejarah tersendiri. Coto Makassar selalu jadi primadona, kuah kacangnya yang pekat dengan rempah-rempah menggigit itu bikin nagih. Daging sapi dan jeroannya dimasak sampai empuk, disajikan dengan ketupat atau buras. Bedanya dengan soto lain? Rempahnya lebih berani, dan ada sentuhan khas dari penggunaan kacang tanah yang dihaluskan. Jangan lewatkan Konro bakar—iga sapi yang dimarinasi bumbu hitam khas lalu dibakar sampai garing di luar tapi masih juicy di dalam. Makan pakai nasi hangat atau dicocol sambal terasi, rasanya seperti pesta di lidah. Uniknya, konro punya dua versi: berkuah dan bakar, tapi yang bakar lebih jarang ditemui di luar Makassar.

Apa rekomendasi tempat makan kuliner khas Makassar murah meriah?

3 Jawaban2026-05-29 01:11:01
Kuliner Makassar itu punya daya tarik magis yang bikin lidah bergoyang tanpa harus menguras dompet. Salah satu spot favoritku adalah 'Sop Konro Karebosi' di Jalan Karebosi—sop iga sapi dengan rempah pekat ini cuma sekitar Rp25 ribu per porsi, tapi rasanya mewah banget! Mereka juga punya 'Pisang Epe' hangat di depan gerobaknya, legitnya pas banget buat penutup. Kalau mau yang lebih lokal lagi, coba 'Coto Nusantara' dekat Pantai Losari. Porsinya generous, kuah kacangnya super kental, dan harganya masih di bawah Rp30 ribu. Tips dari aku: dateng pas sore sambil manasin telinga dengar dentuman ombak, sensasi makannya jadi lebih autentik.

Makanan khas Bali apa yang paling terkenal di Indonesia?

1 Jawaban2026-06-11 18:03:37
Bali bukan cuma surga wisata, tapi juga surga kuliner! Kalau ditanya makanan khas Bali yang paling ngehits di Indonesia, pastinya 'Babi Guling' langsung muncul di kepala. Hidangan ini semacam jadi trademark pulau Dewata, di mana daging babi dibumbui rempah-rempah super komplit seperti kunyit, jahe, lengkuas, lalu dipanggang sampai kulitnya crispy banget. Sensasi makannya itu lho—gurihnya daging yang meresap bumbu, ditambah texture kulit yang renyah, bikin nagih! Tapi jangan salah, Bali juga punya 'Bebek Betutu' yang nggak kalah legendary. Proses masaknya super tradisional, dibungkus daun pisang terus dimasak pelan-pelan dalam tanah atau oven tradisional sampai bumbunya nyemek-nyemek ke dalam daging. Rasanya? Rich banget! Rempahnya berlapis-lapis, dari base genep (bumbu dasar Bali) sampai tambahan cabai yang bikin ada kick-nya. Cocok buat yang suka flavor bold dan sedikit pedas. Ngomongin street food, 'Sate Lilit' itu wajib dicoba. Bedanya dari sate biasa, ini pakai daging cincang (biasanya ikan atau ayam) yang dibumbui base genep lalu dililitkan di tusukan bambu atau batang serai. Grilled sampai harum, rasanya juicy dengan aroma serai yang segar. Sering jadi oleh-oleh kuliner karena unik dan nggak terlalu berat. Yang mungkin kurang mainstream tapi worth to try: 'Lawar'. Campuran sayuran, kelapa, dan daging (bisa babi atau ayam) dengan bumbu kuning atau merah, plus darah segar sebagai pengental untuk versi 'lawar merah'. Sounds intense, tapi balance rasanya juara—gurih, sedikit manis, pedas, dan earthy. Mirip salad tapi dengan karakter Bali banget. Dari semua itu, yang bener-bener representatif ya tetap 'Babi Guling'. Iconic, sering muncul di konten vlog wisatawan, dan emang rasanya universally appealing. Tapi jangan cuma makan yang itu doang—explore juga hidangan lain biar tau depth-nya kuliner Bali!

Makanan khas Madura apa yang paling terkenal di Indonesia?

4 Jawaban2026-06-18 18:26:36
Madura punya banyak kuliner lezat yang bikin lidah bergoyang, tapi kalau ditanya yang paling iconic ya pasti sate Madura! Bedanya dengan sate lainnya, bumbu kacangnya super kental dan legit, ditambah potongan daging yang tebal-tebal. Proses pembakarannya juga unik karena menggunakan arang batok kelapa, jadi aromanya lebih wangi. Yang bikin makin special adalah racikan bumbu marinasi sebelum dibakar—pakai kecap manis, bawang putih, dan rempah-rempah khas. Sering banget lihat pedagang sate Madura di pinggir jalan pakai gerobak warna-warni, lengkap dengan lontong atau nasi hangat. Kalau ke Surabaya atau kota lain di Jawa Timur, hampir pasti nemu yang jualan ini. Dijamin nagih!
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status