Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Second Season

The Second Season

“Lalu, lo dibawa melalui portal yang dapat melewati dimensi ruang dan waktu dan sampai masuk ke dunia yang nggak lo kenali?” “Benar, itu maksud gue!” “Lo nggak lagi ceritain novel kedua lo, kan?” “Itu yang bikin gue nggak bisa cerita, Ham. Theós of Authority season kedua bab pertama samapi kelima adalah apa yang gue alami saat malam itu.” “Pffhh, Hahahahaha .... “
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai 2th 2nd
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua

Kehidupan Kedua

"Aku akan hati-hati, Nadisa." *** Arloji milik Jevano yang tergeletak di atas nakas kini telah menunjukkan pukul dua belas malam. Ya, kini sudah tepat tengah malam. Lelaki tampan berkulit seputih porselen itu baru saja melangkahkan kakinya keluar dari kamar mandi, untuk kali kedua malam ini. Kini, Jevano sudah mengenakan hoodie hitamnya. Dengan celana denim panjang berwarna senada.
1013.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai 2th 2nd
Baca
+Pustaka
SYURGA YANG KEDUA

SYURGA YANG KEDUA

Sekali lagi Ia merasa kehilangan untuk yang kedua kali nya setelah kepergian ayah dan ibu nya secara bersamaan pada sebuah kecelakaan mobil. Nabila tak sanggup melihat pemandangan menyakitkan yang terpampang di depan mata nya ia memilih turun dan menenangkan hati nya, kebetulan Adzan dzuhur sudah berkumandang, sambil mengusap air mata nya ia berbalik dan menuju kamar, Nabila segera berwudhu dan memakai mukena nya, dalam sujud ia menangis menumpahkan rasa lelah, kecewa dan sakit hati nya hanya pada pemilik kehidupan ini.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai 2th 2nd
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua untuk Cinta

Kesempatan Kedua untuk Cinta

Kata Ara. Jarum jam terus bergerak, sudah setengah dua belas saja. Sepia dan Ara berjalan dengan hati-hati sambil membawa mangkuk mie milik mereka, lalu meletakannya di balkon. Udara dingin malam menyambut mereka berdua. Termasuk tempias hujan yang tertiup angin. Sepia menghirup napas. Aroma hujan juga semerbak segar membasuh semen-semen yang sudah kering dan gersang.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai 2th 2nd
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Kedua

Pelabuhan Kedua

Suara Alin terdengar cemas dan kecewa. Ray menghimpit ponselnya menggunakan bahu dan telinga, sembari ia melingkarkan jam tangan mewah di pergelangan tangannya. "Bukankah Vian sudah memberitahumu jika aku keluar kota? Aku rapat dan ponselku tertinggal di mobil malam itu. Jadi, aku tak tahu kau menghubungiku." jawab Ray dengan suaranya yang datar.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai 2th 2nd
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Seorang Ibu

Kesempatan Kedua Seorang Ibu

Wulan hanya mengangguk, hingga ia teringat tentang sesuatu yang terasa janggal di hatinya. "Mas.. Ini tanggal berapa?" tanyanya sambil menoleh ke arah sekeliling mencari dimana letak kalender. Baskara yang melihat sang istri kebingungan segera menjawab pertanyaannya, "Hari ini tanggal 15 november 2020, memangnya ada apa?" Wulan yang mendengar tanggal 15 november 2020 segera bangkit. Ini artinya, ia kembali ke 5 tahun lalu.
10996 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai 2th 2nd
Baca
+Pustaka
Wanita Kedua

Wanita Kedua

“Bukankah itu terlalu egois, terus mengklaim seseorang sebagai milikmu tapi orang itu bahkan tak bisa bilang kalau kamu miliknya.” “Kenapa tidak bisa? Bukankah aku milikmu.” “Dan juga milik wanita lain,” katanya dengan tajam. “Kau seperti piala bergilir, bisa dimiliki oleh siapapun yang ingin kamu.” “Salah, aku bisa dimiliki hanya oleh seseorang yang memang ingin aku miliki juga. Jadi sudah jelas bukan sekarang aku milik siapa?” “Hahaha… dan yang kamu miliki sekarang ada dua orang jadi kamu merasa bebas kesana kemari bergiliran?”
1054.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai 2th 2nd
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Yang Kedua

Terpaksa Menjadi Yang Kedua

Hingga akhirnya Zara keluar kamar ketika ia mengingat satu nama, Raisa. Ia memasuki kamar yang menjadi istri kedua suaminya itu dengan langkah pelan. Raisa tengah menatap jendela luar kamarnya, malam yang sangat gelap dan tanpa bintang menyertai suasana hati Raisa. Zara menghampiri Raisa. Raisa menoleh dan bertanya, "Kamu kemana saja seharian ini, Zara? Aku baru melihatmu sekarang."
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai 2th 2nd
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status