BROKEN
Di halaman klinik, dia men-dial nomor seseorang di ponsel.
“Halo, sepuluh menit kau harus sampai di halaman rumah lamaku!”
Tepat sepuluh menit di halaman rumah lama, seseorang yang Nick maksud sudah terlihat melewati pagar. Seorang pria berjas hitam berjalan congkak. Melawan hunusan mata Nick yang mematikan dengan kaki yang diayun santai. Di jarak yang sudah dekat, kepalan tinju Nick merobek jaringan kulit wajah pria brewok berbadan kekar itu. Cairan merah terlihat mengalir, mempermanis sambutan yang begitu dingin. Menyusut darah di tulang pipi, pria tersebut mempererat harga diri dengan terus menatap Nick.
Chapitres populaires