Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan Menantu yang Dianggap Pembantu

Pembalasan Menantu yang Dianggap Pembantu

Dia seperti tak percaya dengan jawabanku. “Jelas-jelas tadi aku dengar kamu kaya lagi ngobrol.” Mas Denis mengangkat sebelah alis tebalnya. Kutatap balik dia. Meskipun sebenarnya aku gugup dan deg-degan, tapi aku tak boleh terlihat gentar. Rugi, dong! “Halu kali kamu! Orang nggak ada ngobrol.” Aku menjawab acuh tak acuh sambil memutar bola mata.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai 7 balasan
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Sang Cassanova

Terjebak Gairah Sang Cassanova

Pikirannya, yang baru saja kosong, tiba-tiba dibanjiri oleh berbagai versi jawaban yang konyol. Mulai dari: "Terima kasih juga atas malam yang indah dan panas ini Zane..." (sambil membayangkan wajahnya sendiri yang memerah), hingga "Sama-sama..." (yang terdengar sangat kaku!), atau bahkan "Aku juga menikmatinya..." (terlalu jujur dan membuat malu!), dan yang paling gila, "Bisa kita ulangi kembali?" (Dia pasti sudah gila!).
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai 7 balasan
Baca
+Pustaka
Penipu Cantik dan Hot CEO

Penipu Cantik dan Hot CEO

"Ya, aku tahu, dia juga sempat mengirim pesan padaku!" "Hmm, jadi kau sudah membaca pesannya? Tidakkah kau berpikir untuk membalasnya, Kak? Sepertinya dia sedih sekali tidak mendapat balasan darimu." Dhexel berdecak mendengarnya. Satu balasan sama dengan memberi harapan. Memang sebenarnya tidak selebai itu, tapi Heidy memang lebai dalam hal kecil seperti itu. "Kau tahu sendiri kalau Heidy akan langsung bereaksi berlebihan kalau aku membalas pesannya kan, Darrel?"
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai 7 balasan
Baca
+Pustaka
GAGAL MENIKAH KARENA ORANG KETIGA

GAGAL MENIKAH KARENA ORANG KETIGA

Kalau bukan dia, siapa lagi? Ponsel kembali berdering, segera aku angkat karena itu dari Amel. "Aku sudah lihat, Mel. Ada komentar dari Ustaz Hasan juga." "Apa? Ustaz Hasan?" Amel nampak terkejut, berarti tadi tidak sempat membca komentar dari postingan itu. "Iya, sekitar dua ratus komentar. 80% menghujat, 15% tidak mendukung dan membela, 5%-nya bersikap bijak."
1065.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai 7 balasan
Baca
+Pustaka
CURHAT DONG, MA!?

CURHAT DONG, MA!?

benakku. Kubaca kembali balasan dari komentarnya tersebut, sudah bertambah banyak saja yang saling membalas. Namun, Deg! kembali jantungku terasa berhenti, dan berdesir sampai ke ubun-ubun. Di bagian paling bawah balasan komentar itu, kudapati si mba TS memberi balasan lima menit yang lalu.
1.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai 7 balasan
Baca
+Pustaka
KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

Karena aku rasa itu perlu untuk mempertegas apa posisinya saat ini! 'Alhamdulillah, semoga kebahagiaan turut menyertaimu ya, yang lebih Cantiqqqq!' begitulah isi kalimat balasan yang aku berikan padanya. Biar saja, mungkin saat ini dia sedang mendapatkan notifikasi bahwa '@KeysaAnindita mulai mengikuti Anda dan @KeysaAnindita telah membalas komentar Anda'.
9.769.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai 7 balasan
Baca
+Pustaka
Ganjaran Untuk Mantan Menyebalkan

Ganjaran Untuk Mantan Menyebalkan

] balasku lagi. Lanjut, dia pun membalas. [Hehe. Ilmu Ksatria Baja Hitam, Sayang. Mereka ternyata mumpuni sekali] Mendapat balasan lagi, aku malah kembali senyam-senyum. [Ya ampun, kamu ini] Kubalas begitu. Datang lagi balasan. [Kok ya ampun sih? Tahu ya? Hayoh!!!] Balasannya diakhiri emotikon menutup mulut juga emotikon senyum ada keringat di dahi.
43.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai 7 balasan
Baca
+Pustaka
Membalas Suami Perhitungan

Membalas Suami Perhitungan

kataku seraya menunjukkan harga," "Lo, kok cuma ini?" "Tapi Baba bilang batasnya tiga," kataku seraya menunjukkan tiga jari. "Ya bukan tiga juta juga, tambah nolnya," "Tiga puluh juta, Alhamdulillah," "Tiga puluh juta itu hanya dapat satu gelang, tiga ratus juta," kata Pak Ardiansyah.
9.819.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 607 kali sebagai 7 balasan
Baca
+Pustaka
Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

“Baby, satu tambah empat itu berapa?” “Lima!” “Satu tambah lima berapa?” “Enam!” “Satu tambah tujuh?” “Tujuh!” “Kalau satu tambah delapan?” Baby menjawab dengan lantang, “Delapan!” Caden terdiam membisu.
9.5994.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.8K kali sebagai 7 balasan
Tampilkan Ulasan (176)
Baca
+Pustaka
Tiuri
suka dg cerita nya bikin nangis bikin senyum thor keren.. tdk seperti novel lain yg kebanyakan cerita tentang sex melulu ngeri dan membosankan... kl ini tentang kehidupan ada perkelahian ada, ada persaudaraan dan cinta keluarga yg besar.. sukaaa .. thoor nanti bikin cerita model gini lg yaa............
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status