Tetanggaku Rajin (Minta)
“Ngapai pagi-pagi udah ke tetangga?”
“Dolan, lah!”
“Main ke tetangga lain, napa?”
“Males, pada ga asik.”
“Asik, ah! Tetangga kita baik-baik, kok.”
“Ga ada yang mau diajakin begosip.”
“Terus, aku mau, gitu? Aku juga ogah kali, Mbak.”
“Yaah! Paling nggak kamu itu masih mau dengerin kalo aku curhat.”
“Sakjane yo males. Curhat mulu, ga kelar-kelar.”