Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku, Istri Pilihan Orang Tuamu!

Aku, Istri Pilihan Orang Tuamu!

"Kamu itu biar dandan dua jam juga hasilnya tetep gitu aja. Mau diwarnain rambutnya, mau dirawat mukanya kayak gimana juga tetep biasa aja. Gak kayak Nindi yang super cantik." Mendengar kalimat terakhir Dewa, hatiku seperti diiris. Lagi-lagi dia membandingkanku dengan wanita lain, bahkan bicara terang-terangan di depanku. Ya Tuhan, sebenarnya hatinya itu terbuat dari apa? "Udah!" Aku langsung berdiri karena tak ingin mendengar penghinaan dari Dewa yang lebih menyakitkan. Ketika kami hendak menuju pintu, mendadak ponsel Dewa berdering. Dia segera mengambil benda tersebut. Seketika wajahnya berubah.
812.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Kepatuhanku Dianggap Sepele

Kepatuhanku Dianggap Sepele

"Hanya sebuah kalung. Kalau nggak suka ya udah. Untuk apa pakai bilang hal-hal yang merusak suasana seperti itu?" "Memangnya nggak bisa kamu sedikit lebih dewasa?" Melihat betapa bersemangatnya dia membela wanita lain, aku merasa semuanya begitu menggelikan. "Yudha, saat kamu mau aku mengalah, tuntutanmu memang selalu banyak." Seolah ucapanku tepat mengenai titik lemahnya, dia langsung mengibaskan tangannya dengan kesal. "Benar! Aku memang nggak tahan lihat kamu begini!"
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Pewaris Yang Teraniaya

Pewaris Yang Teraniaya

kata Dewa dengan ekspresi aneh sambil menatap bagian sensitif wanita di depannya ini. Melihat tatapan Dewa yang mesum, seketika kemarahan wanita ini semakin meluap. “Brengsek, dasar pria mesum! Apa kamu ingin matamu saya buat buta?!” “He he he he… mana mungkin kamu bisa melakukan itu? Lihat saja tubuhmu yang kurus itu.” Sekali lagi, wanita ini dibuat marah oleh perkataan Dewa yang tanpa disaring, mengatakan kalau dirinya kurus.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

Aku tak ingin bertemu dengan Mila, takut tanganku ini akan mencakar wajah sok polosnya yang selalu haus akan simpati dari orang lain. Kejadian siang tadi tiba-tiba terlintas lagi di otakku. Orang-orang yang kuanggap kawan malah mengatakan kalimat yang membuatku kecewa. Aku tahu ini salah, tetapi mereka tak pantas merendahkan dan menghinaku. Aku yakin ucapan Dewi tak mengandung unsur kebercandaan. Ia mengatakan dengan sangat serius, dan berasal dari hati yang paling dalam. Mungkin saja kalimatnya itu adalah uneg-uneg yang selama ini dipendam.
1017.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 520 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Menikahi Miliarder

Diam-Diam Menikahi Miliarder

Dewa tertawa kecil lalu membalas, "Nggak apa-apa, Git. Semua orang pernah melakukan kesalahan. Dan kalaupun kamu beneran nggak bisa memasak, aku yang akan masak untukmu. Hidupmu akan tenang bersamaku." Gita mendengus pelan. Perkataan Dewa sama sekali tak terdengar menenangkannya. Dia justru merasa sebal sebab mereka sedang membicarakan kelemahannya. Hey, setiap orang punya kelemahannya masing-masing, bukan?
12.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya

Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya

“Om Dewa... kamu... tega banget.” Dewa menarik napas panjang, lalu mendekatinya. “Aku tidak suka mempermalukan orang. Tapi aku jauh lebih tidak suka kalau kamu yang dipermalukan.” Andini menunduk. Hatinya berdesir aneh. Ada sesuatu dalam suara Dewa tadi—bukan sekadar kemarahan melainkan kepedulian.
1051.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Piemar
Halo, My Lovely Goodreaders, selamat datang di kisah Andini & Dewa ya.. semoga terhibur dengan ceritanya. Kali ini ceritanya tidak melulu tegang, emosional tapi ada humor yang bikin cerita makin seru.
Baca Semua Ulasan
WHEN PYSCHOPATH FALL IN LOVE

WHEN PYSCHOPATH FALL IN LOVE

Celetuk Eca, dengan ekspresi sewot gara-gara temanya budek. "Ia Gue tidak budek bego, Gue kaget kenapa banyak banget memang Lo jatuh in barang apaan sih, sampai begitu mahalnya" Jawab Dewi, dan di angguki Caca setuju dengan ucapan si Dewi.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Fall In Love

Fall In Love

Hiks hiks “Gue kecewa sama lo, kenapa gue harus ditakdirin ketemu sama lo kalau ujungnya kerjaan lo cuman bisa ngilang dan itu buat gue sakit hati ?!” Selena jatuh merosot ke lantai. Dia memeluk kedua lututnya dan mulai terisak disana. Hiks hiks “Gue kecewa sama lo” “Lo bener-bener pengecut” “Lo brengsek” “Lo cowok paling gue benci dari semua cowok yang pernah gue temui sampai hari ini” Tuhan… Kenapa harus secepat ini ? Kenapa engkau mengambil mereka secepat ini ?
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Bayangan Untuk Pria Konglomerat

Menjadi Istri Bayangan Untuk Pria Konglomerat

ucap Lova, melibatkan diri. "Diam kamu!" bentak Sekar sambil mengacungkan jari telunjuk. Namun, Lova tetap melanjutkan dengan bahasa yang sopan. "Laki-laki yang tidak bisa punya anak juga banyak. Tapi, saya tidak pernah mendengar istilah laki-laki tidak sempurna karena dia tidak bisa punya anak. Tidak adil saja menurut saya." "SAYA BILANG DIAM!" Suara Sekar menggelegar. Pekerja di bawah bahkan bisa mendengarnya sangat jelas. "Orang rendahan seperti kamu tidak berhak menasihati saya."
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Hasrat Seorang Ipar

Hasrat Seorang Ipar

Rasanya benar-benar ingin menelan manusia bulat-bulat. “Laki-laki jahanam! Kurang ajar kamu Wisnu. Semoga hidupmu tidak berkah sampai maut datang menjemput.” “Terserah kamu mau bicara apa, Sep. Aku benar-benar tidak mau peduli.” Kumatikan telepon dari Septi dengan perasaan yang sungguh mati sangat kesal. Perempuan biadab pikirku. Sok suci! Dia pikir dia itu siapa bisa menyumpahi dengan segala perkataan kasar begitu.
1030.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status