Anara
Setengah hatinya kini merasa aman, dan setengahnya lagi merasa nyaman.
Siang yang sangat panjang, bagi Anara. Menunggu pesan dari nomor tak dikenal, yang akan memberitahu waktunya dia meletakkan tas itu di taman.
Ddrrrttt
Ponselnya berbunyi, kali ini Bara yang membuka dan membaca pesan itu.
[Jam lima sore, ditaman. Masukkan kedalam tempat sampah di sebelah timur, dekat pohon akasia. Jangan terlambat dan datang sendiri!”
Hot Chapters