Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jimmy Chuu
pembaca yang terhormat Mohon maaf akhir-akhir ini jumlah koin yang harus kalian habiskan sedikit banyak. Hal ini disebabkan author harus menulis kata di atas 1300 kata Karena untuk membuat bab tersebut lebih detail. jika di bawah 1300kata, takutnya Pesan yang ingin disampaikan tidak bisa ditangkap
Embunayu
Thor.. ijin promosi. ikuti dan baca novel eksklusif pertama saya yang berjudul "Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api" mengisahkan seorang anak sulung raja yang ditindas karena kelemahannya dan diusir karena ketidak mampuannya untuk menjadi putera mahkota. hidup dalam intrik dan kisah cinta unik.
Baca Semua Ulasan
Salah Mencintai

Salah Mencintai

"Lihat, Wendy sedang nggak ada. Aku nggak akan kasih tahu siapa-siapa, ini hanya rahasia kita berdua, bagaimana?" Laras berkata sambil berjinjit untuk mendekati bibir Haris. Haris memalingkan wajahnya untuk menghindar, dan ketika dia baru mau menjelaskan, tiba-tiba ponselnya berdering. Haris langsung menjawab telepon itu. Sebelum dia sempat berbicara, terdengar suara panik dari seberang, "Kapten, kami menemukan dua mayat yang dimangsa hewan buas di Gunung Pascima. Harap segera datang untuk menolong."
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Pelukan Panas Tukang Kebun

Pelukan Panas Tukang Kebun

Di sampingnya, segelas susu almond hangat dengan taburan kayu manis mengeluarkan aroma yang menenangkan. "Silakan dinikmati, Nyonya. Ini menu spesial 'Permintaan Maaf' dari kami," ucap Annie dengan senyum ramah yang sempurna. Bella menyesap susu almondnya lebih dulu, lalu menggigit sandwich tersebut. Matanya seketika terpejam. Tekstur salmonnya begitu lembut, menyatu dengan bumbu yang kaya rasa rempah namun tidak membuat mual.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Alfheim - The Blasphemy

Alfheim - The Blasphemy

lerai Greta. “Wah iya, aku baru ingat. Kau datang, ‘kan?” tanya Ragne melirik Greta. “Sudah lama aku tidak makan daging bakar yang ditambah rempah, apalagi mead-nya. Mantap sekali!” Pikiran Ragne mulai mengembara untuk membayangkan kemeriahan pesta nanti malam. Mead yang dimaksud adalah minuman fermentasi dari sari apel dan madu, terkadang berbahan dasar buah beri. Jika diolah dengan tepat, rasanya akan sangat enak. Para prajurit selalu menyukainya.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Di tangannya ada camilan favorit Huo Mian, jagung bakar, dan es cola. Pikiran Huo Mian akhirnya kembali fokus. Mendorong Qin Chu pergi, dia segera menjelaskan, "Zhiyuan, itu ... tidak seperti yang terlihat. Tolong jangan salah paham. Biar aku jelaskan, oke?”
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Eleanor

Eleanor

Bukannya balasan yang Felic berikan, Alva malah menjentikkan jarinya di dahi Felic dan hal itu berhasil membuat mata Felic terbuka sempurna. “Kakak sakit tau ih!” gerutu Felic seraya mengusap dahinya itu. Alva berjalan ke arah meja makan dengan Felic yang mengekorinya. Alva mendekatkan satu piring dengan isi sarapan pagi yang buat sejak tadi. Felic berbinar melihat menu sarapan pagi yang sangat menggungah seleranya, tortilla wrap dengan isi buah.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Mas Bian

Mengejar Cinta Mas Bian

Yang jelas, ia sudah menandai wanita tadi. "Mas Bian," sapa Alisya, memasang ekspresi ceria dan senyuman yang manis. "Kamu beneran bawain saya makanan?" tanya Fabian, sebelah alisnya terangkat. "Aku udah bilang loh, Mas," sungut Alisya, lalu meletakkan bekal yang sudah ia siapkan ke atas meja. "Hari ini aku bikinin ayam goreng asam manis Korea."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Wanita Terbuang

Pembalasan Dendam Wanita Terbuang

Namun aturan-aturan yang ia buat sendiri tak ia sadari justru menjadi tekanan untuk Rey dan Salwa. "Gimana? Enak?" Meysa memperhatikan Rey yang begitu lahab menyantap tumis cumi pedas kesukaannya. "Mmm," Rey mengangguk sambil terus mengunyah. "Besok mama masak lagi," "Gurame sambal manis," potong Rey. "Itu kesukaan Salwa," Meysa menjawab refleks.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Anak kecil yang mandiri

Anak kecil yang mandiri

Salah seorang pemancing yang lain bertanya kepada pak somat Pak somat adalah seorang pemancing yang tadi sudah membeli umpan dari Faisal Umpan apa mat kok bolak balik narik sambil penasaran pertanyaan itu di layangkan Umpan tuh dari Faisal " kata pak somat" Setelah mendengar jawaban dari pak somat pemancing lain bergegas menuju ke dagangan Faisal sambil menunjuk ke bungkus an yang sudah Faisal siapkan Yang itu berapaan sal' dua ribuan pak mau ambil berapa Aku ambil dua, satu bungkus orong orong sama satu bungkus petek Oke pak ini orong orong sama petek nya Akhirnya pemancing balik ke tempat jorannya yang tadi taruh
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Atlet Sekolah Menyebalkan Jadi Suamiku

Atlet Sekolah Menyebalkan Jadi Suamiku

“Tempat ini lagi ramai, jadi saya udah pesanin sesuatu buatmu. Clarissa suka banget makan ini.” Alina ngelihat ke piring dan langsung merasa deg-degan. Itu quinoa bowl—dengan alpukat, kale, dan potongan salmon panggang di atasnya. Semuanya kelihatan sehat, tapi salmonnya bikin Alina waspada karena dia alergi makanan laut. Tapi dia nggak mau bikin suasana canggung, jadi dia cuma mengambil kale dan alpukat di pinggir piringnya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status