Hayu
“Mi, kenapa bilang seperti itu, bagi Bisma Mami itu malaikat tak bersayap, yang selalu melindungi Bisma dan mengabulkan segala permintaanku. Justru Bisma merasa bersalah dengan Mami, Bisma belum bisa menjadi apa yang Mami harapkan, Bisma belum mampu memimpin perusahaan kita di masa-masa kritisnya.”
Bu Ayu mengangguk dan menangis, mengelus punggung tangan putra semata wayangnya. Dia tak menyangka hidupnya akan berubah seratus delapan puluh derajat, hanya dalam hitungan hari, kenyataan yang baru saja di terimanya begitu memukulnya telak, membuatnya terjatuh hingga ke jurang yang paling dalam. Hidup yang dia bayangkan akan selalu indah dan memiliki keluarga harmonis buyar sudah. Nyatanya kini t
Capítulos em Alta