Bulu Perindu
Mengapa harus selama ini tak kembali.
‘Ah, kalau saja kamu sudah bisa lupain dia sejak lama, mungkin aku sudah melamarmu,” balas Niko lagi.
‘Hah? Melamarku? Yang benar saja, Nik! Kamu baru 18 tahun, aku nggak mau dikira jadi tante-tante yang cuma mengincar hartamu,’ balas Anjani diakhiri dengan emoji tawa. Ia teringat dengan datanya yang digunakan Niko untuk memberi beberapa lot saham. Sungguh remaja ini begitu berbeda dari anak seusianya.
Chapitres populaires