Angga & Ana
Tapi tak ada kata-kata yang keluar dari mulut Gio.
“Obat Pak Angga ada di laci nakas Nona,” ujar Gio memberitahu. Gio tetap berdiri di belakang Ana yang duduk di tepi ranjang. “Mungkin setelah demamnya sedikit turun. Nona bisa meminumkan obat tersebut,” sambung Gio.
“Baik,” balas Ana singkat. Tak mengalihkan perhatiannya dari Angga.
“Saya pamit Nona,” ujar Gio.
인기 회차