Air Mata Aruna
“Uhm, nggak Maa ... semalam, Runa hanya nggak bisa tidur.”
Aruna pun meraih ponselnya dan melihat jam pada ponsel tersebut, telah menunjukkan pukul delapan pagi.
“Ya ampun! Udah jam delapan. Gimana ini...,” keluhnya memejamkan matanya.
“Nggak usah aja kamu masuk kerja. Mama rasa kamu memang nggak enak badan. Apa kamu hamil? Biasanya sih, kalau orang hamil bawaannya ya, malas dan nggak enak badan,” cicit Latifah memandang wajah menantunya yang terlihat bingung.