Rumah Kakek
celetukku asal bertanya pada pak Asep.
“Beda-beda, Neng. Ada berupa bagian dari dari tubuh hewan seperti, kumis atau kuku. Atau, sesuatu yang dibungkus dengan kain yang tak lazim bentuknya. Kurang lebih siga kitu, Neng.”
“Oh, kalau ada sesuatu yang kecil dibalut dengan kain hitam berbentuk kotak, itu jimat, bukan?”
Suasana menjadi hening seketika. Nampaknya, aku salah memberikan pertanyaan karena seisi ruangan kini melihatku dengan wajah heran. Aku yang bingung merapatkan badan pada ibu karena malu.
Bab Populer