Perawan 200 Juta
Aku masih terdiam sambil memainkan bibirku.
"Hem?"
"Aku tadi ketemu anak kecil, cewek, mirip banget sama aku, kayak berkaca gitu, cuma bedanya dia kecil," ceritaku.
"Bedanya, dia kecil. Yang ini suka bikin adik kecil," goda Kenzi kemudian tertawa.
"Sayang, aku serius," ucapku manyun.
"Iya, iya maaf. Aku dengerin," ucapnya kemudian menutup mulutnya. "Ayok, aku dengerin," lanjutnya.
Bab Populer