Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Because of you

Because of you

Niken mendorong trolley yang diatas nya duduk dengan Santai seorang gadis kecil berusia 4 tahun. Dengan wajah imutnya gadis kecil itu tersenyum kepada semua orang yang ia lalui. Lesung pipit yang terdapat diwajah nya terlihat sangat Manis. "Buna..., kita udah campai?" Tanya Zeera dengan gaya Bahasa cadel khas anak kecil. "Iya sayang. Kita sudah sampai. Sebentar lagi kita tiba dirumah. Disana ada bik Marnie Dan Ale," ucapkan Niken sambil berjalan mencari Seseorang.
9.52.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai eren kecil
Baca
+Pustaka
Kaki Kaki Mungil

Kaki Kaki Mungil

Aku suka wangi kayu, seru Hanna dalam hati. Di Jakarta hal seperti ini bisa dengan mudah ditemukan, gazebo-gazebo kayu dan hijaunya halaman rumah, hanya saja wanginya berbeda. Lamunan Hanna mengenai masa kecil yang dihabiskannya bersama sang nenek menyeruak begitu saja. Dinikmati gambaran demi gambaran masa lalu seraya sesekali menenggak teh panas yang sedari tadi menetap ditangannya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai eren kecil
Baca
+Pustaka
Kelana

Kelana

Lana pun kesal dibuatnya. Arga tertawa kecil sambil mengecup dahi Lana. Tangan kanannya merogoh ke dalam saku celananya, ia mengeluarkan sebuah bungkusan kertas kecil berwarna cokelat. Arga mengangkat bungkusan itu tepat di depan wajah Lana. Lana pun mengernyitkan dahi. "Apa ini, Ga?" tanya Lana bingung. "Buka aja," jawab Arga.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai eren kecil
Baca
+Pustaka
The Shadows Man

The Shadows Man

Ia memeluk Zero dengan sangat kencang dan erat. "Awwww!" Zero meringis sambil terus mempertahankan senyumannya. "Paman? ada apa dengan paman?" tanya Kenzie aneh dengan tingkah Zero yang kesakitan. "Paman baik-baik saja, malam gini kamu masih keluyuran? dengan siapa?" "Itu!" telunjuk pria kecil itu lurus mengarah ke sebuah pertokoan kecil di sudut taman kota. *** Mau tahu siapa?
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai eren kecil
Baca
+Pustaka
RAHASIA DEVANA

RAHASIA DEVANA

"Nathan Nevandra...!" **** "Mami ini pelmen ciapa?" Kayla menoleh ke arah Lovely yang kini sedang berdiri disampingnya. Bocah kecil itu memegang sebuah tabung kecil berisi butiran-butiran bulat berwarna oranye. "Ini kayaknya bukan permen deh, Lov. Ini kayak obat sayang." Kayla mencium butiran kecil itu. "Ini obat siapa ya kira-kira?" Tanya Kayla pada dirinya sendiri.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai eren kecil
Baca
+Pustaka
Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas

ucap Pace, "setiap manusia wajib berbicara." "Lo waktu kecil dikasih makan apa sama Bokap lo? Logat lo bikin gue stroke," ucap Angga. "Waktu kecil beta makan papeda deng rica-rica. Enak batul .." Pace memegang perutnya, bernostalgia tentang makanan masa kecil. "Pantesan muka lo mirip rantai sepeda," Angga heran. "Papeda, Angga, bukan sepeda," jelas Pace, "Angga tuli, kah?"
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai eren kecil
Baca
+Pustaka
Legenda Penguasa Takdir Surga

Legenda Penguasa Takdir Surga

Xiao Chen tertawa, dia tahu maksud keledai kurus itu, dan dengan satu lambaian, beberapa kentang muncul saat dia berkata, “Ini semua untukmu hari ini.” “Yeah! Kau benar-benar menepati janji!” Keledai itu melompat gembira, seolah menunjukkan bahwa dia masih seekor keledai muda yang mudah dibujuk hanya dengan beberapa makanan. Setelah membiarkan keledai itu memasukkan kentang-kentang itu ke dalam mulutnya, Xiao Chen berkata, “Baik. Ayo, pergi lebih jauh ke dalam gua!”
9.640.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai eren kecil
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Mahar Lima Puluh Ribu dari Tuan Muda

Mahar Lima Puluh Ribu dari Tuan Muda

Kenzo pun kembali menautkan alisnya tanda tak paham. "Gusti, irup keur lieur-lieur na, balik kampung malah tambah lieur*, tobat, tobat," gerutu Kenzo kembali. (*Tuhan, hidup lagi pusing-pusingnya, pulang kampung malah tambah pusing). Tak lama, Keysa pun kembali ke ruang tamu membawa dua gelas teh manis dan satu kotak susu dan juga beberapa cemilan.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai eren kecil
Baca
+Pustaka
Beda Usia, Beda Usaha

Beda Usia, Beda Usaha

“Orang kita berdua ada janji sama Deo…” “Janji? Janji apaan?” “Orgy Party.” Jawab Gagas sambil mengelap sendok makannya dengan kertas tisu tadi. “Kayak lo kuat aja!” Sindir Rika. “Cobain dulu, baru komentar…” “Idih! Ogah… Gue nggak suka miniature toy!” Kevin tertawa dan hampir tersedak oleh minumannya sendiri karena mendengarkan sindiran dari Rika tersebut.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai eren kecil
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Pembantuku

Terpaksa Menikahi Pembantuku

tanya Asilas bersemangat. "Tere mau naik kuda itu, Opa," jawab Teressa sambil menunjuk ke arah permainan kuda. Gadis kecil itu dan kakeknya bermain sampai saldo dua kartu habis. Permainan yang dimainkan ada capit boneka, mobil-mobilan, tembak-tembakan, dan lain sebagainya. Bahkan mereka naik kereta mini yang berkeliling mengelilingi pusat perbelanjaan.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai eren kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status