Viona
pinta Viona, berharap permintaannya tidak akan ditolak.
Anton langsung mengangguk mantap. "Tentu. Memangnya kamu ingin minta tolong apa, Viona?"
Viona menghela napas panjang, kemudian berkata, "Tolong carikan keberadaan seseorang, Om." Seseorang yang sangat berarti dalam hidupku.
"Siapa?" Anton menaikkan sebelah alisnya. "Siapa namanya?"
"Levindra Ardhitama," lirih Viona, menyebut nama lengkap Levin. "Aku sangat ingin bertemu dengannya." Aku sangat merindukannya. Belahan jiwaku yang menghilang.
Bab Populer