Serpihan Hati
Entah kenapa Shinta merasa harus menumpahkan segala uneg-uneg di hatinya kali ini, setelah sekian lama berjuang
"Lihat aku! Aku Ari, Ar kau. Tidakkah kamu merasakan getaran di hati kau? Shin, sentuhlah dada ini, dan dengarkan getarannya," Ari menarik kepala Shinta, dia bisa merasakan bagaimana detak jantung Ari berdetak kencang. "Tidakkah kau dengar dada ini selalu menyebut namamu? Bahkan aku tidak bisa hidup dengan layak karena jauh darimu."
Bab Populer