Menantu Bintang Lima
Hanya sekedar bertegur sapa biasa, katanya.
"OK, fine." kataku menanggapi sambil memakai setelan tunik bercorak bunga dandelion. "Terus, kenapa dong, Mama sampai euforia gitu pas video call kamu tadi? Mana pakai muji-muji kecantikan Harum juga. Apa coba Mas, maksudnya? Mau buat aku minder, gitu?"
Mas Arfen membungkam mulutku. "Ya, jangan minder dong, Sayang. You're beautiful, you're beautiful. Kamu adalah wanita paling cantik sejagat raya, Sayang."
Bab Populer