Pendekar Pedang Gila
Satu demi satu, lambang kuno muncul dan berputar, membentuk pola besar di sekujur tubuh Pangeran muda itu.
Dari dahi, dada, hingga perut, segel berlapis-lapis bercahaya samar, seperti jaring halus yang mencoba membungkus jiwa.
Udara di dalam gua semakin berat.
Shen Liang mulai menggeliat. Bibirnya merintih pelan, lalu tubuhnya melengkung tegang. “Aaaarghhh!” teriakannya memecah keheningan, mengguncang ruangan batu.