Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Menikah Demi Hak Asuh

Menikah Demi Hak Asuh

“Saya sangat menikmati pestanya Tuan ...” Perkataan Jossie terhenti dengan wajah memucat ketika melihat tangan Bones yang menggenggam tangannya. Terlihat tanda lahir unik yang mengingatkannya pada cerita Mamanya. Di tambah lagi tampak salah satu jari Bones yang putus seruas jari. “Jossie, apakah kamu baik-baik saja? Wajahmu tampak pucat,” tanya Bones tampak khawatir, tapi Jossie masih tetap berdiri membeku tanpa respon untuk sejenak.
1.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 36 fois en tant que baca bones
Read
+Librairie
BONEKA KEMATIAN

BONEKA KEMATIAN

tanya Kalina dengan suara gemetar. "Hilang. Sampai sekarang tidak pernah ditemukan." Bu Saroh menunduk, suaranya seperti bisikan. "Cuma bonekanya yang tertinggal, di ayunan taman. Basah kuyup, matanya ...." ia menggeleng ngeri, "... seperti hidup." Kalina berdiri terpaku. Dunia seolah berguncang di sekelilingnya. "Ibu yakin bonekanya sama?" tanyanya lirih.
915 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 24 fois en tant que baca bones
Read
+Librairie
LOVE TARGET

LOVE TARGET

Diawali dengan mengguncang guncangkan boneka itu dengan keras agar bisa mendengar suara jika ada sesuatu di dalam si boneka. Karena tidak terdengar apapun, dia mulai menekan setiap jengkal tubuh boneka itu untuk mencoba mengetahui apakah ada yang keras keras di bagian dalamnya, namun tidak ada juga. Semua boneka itu empuk di tiap tempatnya. Hanya seperti mata dan hidung yang memang terbuat dari pastik jadi kaku.
1014.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 391 fois en tant que baca bones
Read
+Librairie
O, Yang Mulia!

O, Yang Mulia!

Barusan, misalnya, ia mengurai molekul penyusun tulang di kaki Mithra seperti kalsium, besi, karbon, dan lainnya, lalu mendistribusikan molekul itu ke menjadi tulang-tulang yang baru. "Nah, bagaimana? Keren kan?" kata O sesumbar. Narator tidak punya wajah, tapi O bisa membayangkan Narator sedang melongo melihat pertunjukan barusan. Coba kalian bayangkan seseorang bermuka sangar dengan kumis tebal. Orang itu sedang takjub sampai-sampai rahang bawahnya menggantung. ""Selamat, Tuan, tapi sebenarnya Anda tidak butuh Scriptum untuk melakukan itu ..."" balas Narator. Pengungkapan itu seperti mengguncangkan dunia ...
104.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 82 fois en tant que baca bones
Read
+Librairie
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

"Dia tidak punya tempat lain untuk pergi. Dia akan menjaga perbendaharaanku selamanya. Itulah kegunaannya." Batang gelas anggur di tanganku patah. Aku bahkan tidak sadar ketika pecahannya menusuk telapak tanganku, darah hangat dan gelap mulai mengalir di kulitku. Yang kurasakan hanyalah hampa dan dingin yang menusuk. Jadi, hanya itu artinya aku baginya. Sebuah alat. "Nona Vivian?" Suara Tio terdengar makin dekat. Aku berbalik dan cepat-cepat berjalan kembali ke dalam aula besar. Aku melilitkan kain di telapak tanganku yang berdarah.
12.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 356 fois en tant que baca bones
Read
+Librairie
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

POV Habibi Seseorang sedang berdiri di sana. Di depan sebuah kaca tembus pandang. Dia terlihat khusyuk mengamati satu persatu makhluk mungil yang tergeletak di box bayi. Mereka pasti terlihat sangat mungil aneka ekspresi di wajah-wajah kecil itu sudah membuat jari Zea menempel di kaca, ingin menyentuh salah satu dari mereka. Tanpa sadar air mataku menderas saat merasakan ngilu pada dada saat istriku itu menyentuh payudaranya.
106.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 125 fois en tant que baca bones
Read
+Librairie
Takdir Di Bawah Langit Naga

Takdir Di Bawah Langit Naga

Lalu, dari kegelapan, terdengar suara aneh, seperti seseorang yang melantunkan mantra. “Bangkit… dan hancurkan mereka!” suara itu menggema, membuat tanah di sekitar mereka berguncang. Dari retakan tanah, muncul boneka-boneka baru yang lebih besar dan kuat, dengan tubuh yang dilapisi logam hitam pekat. “Boneka elit,” gumam Bai Lian, wajahnya berubah serius. “Ini bukan boneka biasa. Mereka dibuat khusus untuk menghadapi pendekar tingkat tinggi.”
103.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 97 fois en tant que baca bones
Read
+Librairie
Istri Kecil CEO Dingin

Istri Kecil CEO Dingin

Tiba-tiba Kenzo masuk ke dalam ruangan kerja Bram. "Ada apa, Ken?" tanya Bram dengan kening mengerut. "Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan, tentang Bee," ucap Kenzo. "Bee?" Bram dan Chaca saling melihat satu sama lain. "Iya." Bram dan Chaca menyusul Kenzo duduk di sofa. "Ada apa dengan Bee?" tanya Bram. "Setelah hasil pemeriksaan keluar, cairan yang masuk ke dalam tubuh Bee perlahan akan menyerap ke tulang-tulangnya. Ini sulit disembuhkan kecuali kita menemukan penawarannya."
1035.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.3K fois en tant que baca bones
Read
+Librairie
Raja Boneka

Raja Boneka

‘Braaaakkkkkk’ Aku terjatuh dan berusaha menangkis dan menahan gerak pedangnya kepada diriku. Ku tendang selangkangannya saat itu yang hanya fokus pada pedangnya dan tentu saja Benedict mengeluh kesakitan karena alat vitalnya aku tendang sambil menjatuhkan pedang yang ia pegang. Dan dengan cepat aku menusuk dada nya. Benedict langsung terkapar di tempat.
1.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 32 fois en tant que baca bones
Read
+Librairie
Dernier
12
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status