Sang Junjungan
Pria berkumis tebal itu mengedarkan pandangan, seakan takut ada yang mendengar karena dia lihat memang di warung itu tempat makan para supir, ada truk, angkot, dan taksi.
Dengan suara pelan, tetapi masih bisa didengar Adi, pria berkumis tebal itu berkata, "Para Bajing Loncat itu, ditabrak oleh kendaraan yang sengaja dipasangkan pesugihan biar perusahaannya maju."
"Astagfirullah ... jauh-jauh deh, aing kerja di tempat begitu walau gajinya gede. Mendingan kasih nafkah istri yang halal biar berkah pada sehat."
Capítulos em Alta