PENJELAJAH WAKTU DAN JEO
Masih dengan wajah bingung.
"Kami tentu tidak mirip, aku adik dari ibunya." Tawa kecil terlihat. Bora mengangguk pelan, membayangkan betapa cantik ibu Jeo kalau bibinya saja sudah seperti peri begini.
"Duduklah. Mau minum teh?" Mrs Grestles tidak menunggu jawaban, langsung pergi ke belakang. Bora duduk pada sofa empuk. Matanya kembali memperhatikan isi toko. Berhenti pada gaun di manekin yang mirip dengan miliknya di masa depan. Gaun abu-abu tua selutut dengan rok rempel polos, bagian dada tertutupi hingga leher, ada hiasan pita besar pada kerahnya. Masing-masing lengan lumayan panjang sampai siku, berhias kain abu muda lebar pada ujungnya. Yang ini terlalu mewah. Pasti berlebihan kalau dia
Bab Populer