MAWAR
Purpelomawar berduri di tanganmawar hitam di tanganpohon mawartato mawar di leher samping
Brak
"Awhh" Mawar meringis dikala bahunya terasa sakit saat Nico menghentak bahunya ke daun pintu. Dia menatap Nico dengan mata yang berkaca-kaca, lelaki itu memang tidak akan pernah berubah sampai kapanpun.
Nico memejamkan kedua matanya, tatapan itu sungguh telah berhasil melemahkan dirinya, hingga dia tidak bisa berkutik sedikitpun.