Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mémoire

Mémoire

Semua orang tentu saja tidak bisa mengerti tentang kecemburuannya, kondisi amnesia Liam membuat pria itu tidak menyadari siapa Sèanne dan apa hubungan mereka di masa lalu. "Kau mungkin belum mengetahuinya, maka biarkan aku memberitahumu. Sejak kecelakaan beberapa tahun Liam kehilangan sebagian ingatannya. Dia sama sekali tidak mengingat Sèanne atau bahkan aku. Ini merupakan keberuntunganku, aku bisa memilikinya meski harus melihat Sèanne tersiksa dengan kemesraan kami." Ruby memghentikan kalimat untuk menyesap kembali whiskey di gelasnya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Melepas Masa Lalu

Melepas Masa Lalu

"Kamu sudah lupa? Kita pernah mendaki gunung bersalju bersama, menyaksikan matahari terbit dan terbenam, begadang semalaman di hotel ...." "Kita memiliki begitu banyak kenangan indah, kamu melupakan semuanya? Kamu rela menghapus semua kenangan indah kita selama sepuluh tahun ini?" "Gavin!" Dia berteriak dengan putus asa sambil memeluk Gavin. Namun, Gavin hanya menjawab dengan nada datar, "Nggak lupa." Justru kenangan indah itu adalah bukti dari betapa kacaunya hidupnya sekarang!
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Merebut Kembali Cinta Lama

Merebut Kembali Cinta Lama

Malam ini Adis terlihat sangat cantik dengan gaun putih yang membalut tubuhnya dan sepatu heels yang membuat langkahnya tampak anggun. Sayangnya, hatinya benar-benar rapuh. Adis merasa dirinya tak lebih dari boneka Rakabumi yang sengaja dihidupkan di dunia ini. Jika ada satu kesempatan untuk mengulang waktu, ia tidak ingin pernah mengenal pria itu. 'Aku benci Rakabumi.' Kalimat itu selalu ia ulang setiap malam, meskipun jauh di dalam hatinya luka itu belum pernah benar-benar sembuh.
723 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Bayang Masa Lalu

Bayang Masa Lalu

Brak. Rama membanting pintu, dia pergi meninggalkan Kanaya sendiri di ruangan itu. Penuturan Kanaya tidak bisa Rama terima. Karena ramalan konyol orang tuanya tiada. Karena ramalan itu, Rama harus kehilangan ingatan. Meski hidupnya saat ini jauh lebih baik, tapi saat tidak bisa mengingat hal apa pun di masa lalu, semua itu tidak ada artinya. "Ram, kamu mau ke-"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Lenyap Bersama Kenangan

Lenyap Bersama Kenangan

Dulu, hanya ada aku di dalam hatinya. Sekembalinya ke rumah, aku membakar semua kenangan kami. Aku berdiri di halaman belakang, menatap pohon sakura yang kini telah menjulang tinggi. Aku pun menuangkan bensin di akarnya. Api menyala tinggi, memantulkan cahaya merah di wajahku. Janji masa kecil, kenangan indah, semuanya habis dalam kobaran api itu.
13.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 541 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Memory

Memory

"Aku pikir cintanya tidak akan mati, harapanku terlalu tinggi." Pak Aksara tertunduk, seperti ada kesedihan yang begitu mendalam. Bertemu dengan Soraya tadi siang--di kantor kepala sekolah, seolah membangkitkan rasa patah hati bertahun-tahun lalu. Kenangan yang terus menggerogoti pikiran. Untaian memori masa lampau, marasuk kembali, mengingatkan pada peristiwa pahit. Tidak hilang, tidak tergerus sedikit pun oleh waktu. Aku pun terjebak lama di dalamnya.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Broken Heart

Broken Heart

Dia lihai membuat aku tertawa, pun membuat aku salah tingkah. Jujur aku nyaman bersamanya, hanya mencintainya saja yang belum. Atau bahkan tidak pernah bisa untuk mencintainya. Karena bagaimanapun yang ada di hatiku hanyalah kau seorang, El. "Mau kemana?" Tanyaku pada Ratih. "Mau pulang. Aku mengantuk sekali." Jawabnya. "Naik apa?" Tanyaku lagi. "Naik delman istimewa!" Jawabnya asal.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
The Beauty & The Monster

The Beauty & The Monster

ujar gadis kecil itu begitu antusias. *** Semua doa dan harapan yang sudah Nara panjatkan kini tak berarti apa-apa lagi. Sebuah keajaiban pun tak akan bisa muncul saat ini. Semuanya hanyalah tinggal sebuah memori usang yang akan terus tinggal di dalam kepala Son Nara dan akan terus Nara ingat dalam waktu yang lama. Air mata, keringat, darah, dan juga ketakutan yang dirasakan oleh gadis kecil itu dikumpulkan menjadi sebuah keberanian yang sangat luar biasa kuat.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Kembali Ke Masa Lalu

Kembali Ke Masa Lalu

—batin Taro. Dia hanya bisa bermenung di atas meja itu, dan berteriak sekencang kencangnya untuk meluapkan semua kecewanya kepada dirinya itu. setelah melakukan hal itu dia langsung keluar dari tempat itu dan ternyata di luar sedang hujan sebagai tanda bahwa dia sedang bersedih karena ditinggal oleh seorang kekasih yang sangat dia sayangi sampai dia mau melakukan apapun demi bisa bersamanya. Dan itu sekarang hanya sebuah mimpi yang tidak bisa diulangi kembali. dia berjalan sampai ke rumahnya itu dan disana dia melemparkan semua kenangannya dengan Naomi dan membakarnya sampai habis.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status