Exit
Jantung satu-satunya ini hampir saja lepas karena sosok itu.
“Punya dendam kesumat apa, sih, kamu ke aku, Pril?” tanyaku kelewat kesal.
Namanya April Agustine. Aku tidak tahu kenapa ada imbuhan ‘Agustine’ di belakang namanya. Sedangkan anak itu lahir di bulan April, bukan Agustus. Aku saja yang lahir pada bulan Agustus tidak menambahkan embel-embel bulan itu. Dia malah mencuri nama bulan lahirku yang terpaut jauh dari bulan lahirnya. Seperti namanya, orangnya juga aneh dan tidak nyambung. April ini teman pertamaku di bangku SMP. Selama tiga tahun kita barengan, meski ketika kelas 2 tidak sekelas, namun akhirnya Tuhan menjodohkan kita bertemu lagi di kelas 3 yang sama.
Capítulos em Alta