Bos, Kita Masih di Kantor!
tiga kali.
"Halo?" Suara Faris terdengar santai, malah ada suara bising mesin kasino di latar belakang.
"Mas! Kamu di mana? Kamu abis pulang ke rumah?!" teriak Lara dengan suara parau. "Kamu ambil emas di lemari, kan?! Mas, itu tabunganku satu-satunya!"
Faris tertawa di seberang sana. "Oh, emas itu? Lumayan, harganya lagi naik. Udah kupakai buat modal. Tenang aja, nanti kalau menang, aku belikan yang baru."