Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Satu Atap Dengan Bos

Satu Atap Dengan Bos

Anjeli mencoba menarik Bas agar kembali pada tujuan utama pertemuan mereka. "Aku butuh uang," kata Bas tak langsung menjawab pertanyaan Anjeli. "Jika kau ingin mengetahui siapa orang tua kandungmu, maka beri aku uang. Di dunia ini tidak ada yang gratis." Anjeli menyerah, dia tidak memberi Bas uang dan pergi.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai bos01 slot
Baca
+Pustaka
Di Antara Bos dan Bayinya

Di Antara Bos dan Bayinya

Kalau dia bipolar, aku mungkin sudah tripolar. Imel bilang dia akan berada di dekat stan makanan ringan bersama Johan kalau aku ingin bertemu mereka. Saat aku berjalan-jalan, aku melihat penjual gulali dan membeli satu. Lalu aku melihat sebuah stan permainan tembak-menembak yang sangat aku sukai sampai-sampai aku menghabiskan hampir satu jam untuk mencoba mengenai target. Setelah itu, aku melihat salah satu mesin capit boneka, di dalamnya ada boneka-boneka lucu. Aku selalu ingin mencobanya, tetapi selalu menyebalkan. Setiap kali aku hampir berhasil menangkap boneka, capitnya selalu melepasnya lagi. "Perlu aku coba untukmu?"
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai bos01 slot
Baca
+Pustaka
Di Dalam Tubuh Bos Tampan

Di Dalam Tubuh Bos Tampan

Lantai tujuh hanya dihuni ruang General Manager yang full tertutup kaca hitam dan dilengkapi pintu kayu jati besar yang berwarna hitam juga, sedangkan di depannya meja sekretaris tempat Zidan bersemayam juga terbuat dari bahan yang sama dengan pintu bos tertinggi perusahaan itu. “Ngapain, Han? Mau ketemu Pak Bos?” bisik Zidan ketika melihat gadis itu melintas. Hana mengangguk. “Bos ada kan ya?” tanya Hana balik. “Ada sih, tapi elu kan tahu moodnya lagi enggak baik. Yakin mau ketemu ‘Mas Axel’mu?” tanya Zidan lagi nyaris berbisik, dengan niat mengejek Hana yang kemarin memanggil Bos Besar perusahaan Harrison Food itu dengan sebutan ‘Mas Axel’.
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai bos01 slot
Baca
+Pustaka
BET ON ME (INDONESIA)

BET ON ME (INDONESIA)

umpat seorang laki laki berotot dengan tatto di sekujur tubuhnya (Sialan ! Kenapa aku bisa kalah terus dengannya...) "Esa es una señal de que no eres bueno jugando. Ayooo gasta rápidamente de acuerdo a las apuestas ..." ucap Esme sambil menuangkan segelas besar berisi minuman alkohol (Itu tandanya kau memang tidak handal dalam bermain ini. Ayooo cepat habiskan sesuai dengan taruhannya...)
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 445 kali sebagai bos01 slot
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Kez
Halo semuanya, sudah lama kisah cinta Esme dan Aaric selesai. Dan aku masih bersyukur dan senang banget sampai detik ini jumlah pembaca terus meningkat drastis. Terimakasih untuk dukungan kalian semua sampai sejauh ini untuk aku sebagai penulis baru di Goodnovel. Te amo ...️
Eva Vhee
omooo... ending yg sweet bangett gk nyangka benar2 beda dgn novel yg pernah ak baca, baca ini jadi ingat flm fifty shades of gray dan divergent ^o^ emang lebih suka dgn karakter wanita tangguh kaya Esme :*
Baca Semua Ulasan
Ibu Susu Untuk BOSKU

Ibu Susu Untuk BOSKU

Kami kini bisa melangkah maju, bebas dari misteri dan kesalahpahaman, menuju masa depan yang telah kami bangun bersama. //END
1063.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai bos01 slot
Baca
+Pustaka
Bos Kampret Ku

Bos Kampret Ku

Ya ampun, kenapa jadi begini. "Tenang aja, saya cuma nicip dikit kok. Saya juga malas ngerjain cewek mabok." Rasa-rasanya Lila ingin menangis saking kesalnya. Ternyata kejadiannya lebih buruk dari yang dia bayangkan. Dasar bos kampret mesum. Kalau tak ingat dia butuh pekerjaan ini, sudah dia jambak rambutnya, tonjok mukanya dan cupit pantatnya sampai membiru.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai bos01 slot
Baca
+Pustaka
Bos, Kita Masih di Kantor!

Bos, Kita Masih di Kantor!

tiga kali. "Halo?" Suara Faris terdengar santai, malah ada suara bising mesin kasino di latar belakang. "Mas! Kamu di mana? Kamu abis pulang ke rumah?!" teriak Lara dengan suara parau. "Kamu ambil emas di lemari, kan?! Mas, itu tabunganku satu-satunya!" Faris tertawa di seberang sana. "Oh, emas itu? Lumayan, harganya lagi naik. Udah kupakai buat modal. Tenang aja, nanti kalau menang, aku belikan yang baru."
436 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai bos01 slot
Baca
+Pustaka
Baby Sitter Tuan Bos

Baby Sitter Tuan Bos

"Katanya Tuan Bos mau ke kantor." "Nggak jadi, nanti aja, kelar berenang sama nih bocil. Kenapa? Kamu mau temenin aku berenang juga?" Mata nackal Satya tak sengaja memperhatikan bagian tubuh Binar yang menonjol. Ah, sialan! "Kalau Tuan Bos udah temenin Den Davi berenang, berarti Binar nggak perlu lagi buat—"
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai bos01 slot
Baca
+Pustaka
Bos, Jangan Sebar Rahasiaku

Bos, Jangan Sebar Rahasiaku

"Aku tahu kau ingin hidangan laut kan?" Moana mengernyitkan dahinya sesaat. "Bos tahu darimana?" Jari jemarinya mengetuk beberapa kali diatas meja. Lalu menuangkan segelas air minum. "Mau aku bahas di bab mana yang tertulis hidangan laut?"
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai bos01 slot
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status