Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bos, Jangan Sebar Rahasiaku

Bos, Jangan Sebar Rahasiaku

Moana lalu mengekori Rey seperti apa yang lelaki itu inginkan. "Ki kita mau ke mana Bos?" ucapnya dengan nada suara lirih, saat mereka akan masuk ke dalam mobil. "Kau yang bawa mobilnya, kembali ke apartemen," balas Rey. "Tapi, Bos. Asiaten anda masih menunggu di kantor," balas Moana sembari masuk ke dalam mobil setelah Rey masuk. "Biarkan saja. Nanti kalau dia butuh pasti datang ke rumah."
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai oke bos
Baca
+Pustaka
Bos, Kita Masih di Kantor!

Bos, Kita Masih di Kantor!

tuduhnya sambil tertawa mencemooh. Namun melihat Damian yang bergeming dengan tatapan menghunus tajam, tawa Bram dan teman-temannya seketika lenyap. Aura dingin nan mematikan dari pria itu memang berbeda dan tak bisa dipungkiri. Ia bukan orang biasa dan tidak main-main dengan ancamannya. “Wah... bos beneran ternyata,” ujar Bram terkekeh gugup. “Oke, oke, masalah selesai. Makasih, Bos.”
430 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai oke bos
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Dia beranjak ke meja kerjanya dan kembali dengan sebuah map coklat. "Ini milik Anda bukan? Kebetulan, OB di sini ada yang mengundurkan diri dan posisinya masih kosong." Aryo mengangguk samar, keringat dingin mulai membasahi sekujur tubuh. Jakunnya naik turun, membuat Bayu diam-diam mengulum senyum tipis. Dia pura-pura membaca kembali berkas di tangannya, lalu mengalihkan pandangan ke arah sang tamu yang kini menunduk, seakan menghitung detak jam dinding yang terdengar monoton.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai oke bos
Baca
+Pustaka
Ok, Aku Nyerah Bos!

Ok, Aku Nyerah Bos!

“Kenapa bapak malah nyentil keningku?” Bibirnya berdecak, tetapi tangannya kembali menyapa keningku. Bukan untuk menyentil, melainkan mengusapnya. Mengusapnya saudara-saudari! Gila tidak? Mana bibir itu lagi-lagi membuat otakku kembali traveling. Sial. Sifat Bos satu ini memang kadang tidak bisa ditebak, bahkan sering diluar prediksi BMKG. Selalu semau dia tanpa peduli bagaimana kabar anak gadis orang yang dibikin baper.
1031.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 943 kali sebagai oke bos
Baca
+Pustaka
Warning: Bos Galak!

Warning: Bos Galak!

Bila dipikir-pikir, Nesta beruntung memiliki bos seperti Kevin. Ngomong-ngomong, bagaimana kabar Viano, ya? Lama-lama, Nesta juga merindukannya--si Bospret yang paling menyebalkan sejagat--namun, semua ucapannya tak bisa disangkal. Ternyata panjang umur. Begitu saja dipikirkan oleh Nesta, eh, tahu-tahu sudah mengirim pesan. Isinya tetap penuh dengan kesombongan yang autentik.
24.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai oke bos
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

Mungkinkah suara dari langit. "Woi! Gue disini." Sebuah suara keras tepat menggema ditelingaku. Aku berbalik dan mendapati seseorang yang sangat ingin kubunuh, dia adalah Oja, dengan muka yang memuakkan. Gina tersenyum kearah kami secara bergantian, kenapa perasaanku mulai enggak enak ya. Tentu sajalah kan ada Oja, gimana sih, aku ini.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai oke bos
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

"Kau sudah siap?" "Ya." Kinan masuk ke dalam mobil, dilihatnya penampilan Noah. Sedikit berbeda pikirnya, Kinan bisa mencium aroma parfum yang sangat berbeda kali ini. Noah juga terlihat sangat rapi dengan tuxedo hitam yang melekat di tubuh atletisnya. "Kau juga sangat rapi malam ini." "Aku ingin menyesuaikan dan ingin tidak terlihat tidak terlalu mencolok."
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai oke bos
Baca
+Pustaka
BOS AROGAN ITU TUNANGANKU

BOS AROGAN ITU TUNANGANKU

"Bos Besar?" Eliza sangat terkejut melihat kemunculan bos besarnya secara tiba-tiba. Eliza langsung berdiri untuk memberi hormat. "Selamat sore, Bos. Apa yang sedang Bos lakukan disini?" Tatapan Vico masih tajam, bola matanya mengerling melirik ke arah paper bag yang berisi belanjaan Eliza. Vico tersenyum sinis. Dari bahasa tubuhnya, dia menampakkan dengan jelas tengah menuduh Eliza berfoya-foya dengan uang sumbangan yang diberikan perusahaannya berdasarkan ide sang adik.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai oke bos
Baca
+Pustaka
BOS VS ME

BOS VS ME

Kali ini Bisma yang mengkerutkan dahi. “BGS itu apa?” tanyanya. “Bos Ganteng Sendiri, Mas,” ucap Srikandi nyengir kuda, karena dalam hatinya berkata lain. BGS adalah kependekad dari Bos Galak Sekali. Bisma menggeleng kepala kemudian mendorong pintu kaca ruangannya.
1020.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 581 kali sebagai oke bos
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status