DENDAM
Aku mencoba menghubungi Mamah berkali-kali, hingga panggilan ke sepuluh, akhirnya panggilan teleponku pun di jawab.
"Hallo, mas Raka ...."
Aku tersentak, tubuhku mendadak beku, suara itu. Suara itu, suara yang sangat aku kenali.
Kucoba mengendalikan diri, membuang rasa takut dan pikiran buruk dalam diri.
"Mana mamaku? Kamu siapa?" tanyaku, dengan suara sebiasa mungkin, kucoba untuk tenang.
Wanita yang menjawab panggilan teleponku itu pun tertawa gelak.