Bos, Jangan! Nanti Ketahuan
Tangan Harus masuk ke dalam dressnya, meremas kedua gunung kembarnya yang kenyal itu.
“Kalau begini terus, kapan aku selesai kerjanya?” tanya Selena mendongak menatap wajah bosnya.
Haris terlihat begitu sempurna, wajah tegas dengan mata elang, hidung mancung dengan jambang-jambang halus yang selalu terawat. Jakunnya menambah pesonanya semakin sulit ditolak.
“Sebentar lagi, biarkan aku rileks dulu,” jawab Haris yang kemudian mencium bibir Selena.