Tukang Pijat Tampan
tanya Pak Darmawan sambil menepuk bahu Adit dengan keras, hampir membuatnya terhuyung.
"Siap, Pak," jawab Adit refleks, mencoba menyembunyikan kegelisahannya.
"Bagus! Sekarang perhatikan baik-baik…" Pak Darmawan menunjuk ke arah sudut arena yang berlawanan dengan kelompok Banteng Merah. "Di arah sana, lihat itu. Pak Hermawan, yang memakai topi seniman itu. Nah, di belakangnya ada pemuda berkaos putih. Tubuhnya setara denganmu, tinggi, berotot, tapi kelihatan lincah. Dia dari Thailand. Ahli Muay Thai Boxing. Pernah menang tujuh pertarungan berturut-turut di sini. Dia akan menjadi lawanmu nanti," jelas Pak Darmawan panjang lebar.