Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
BATARI

BATARI

bisiknya. Kata Sayang itu seperti rantai: hangat di permukaan, mengikat di dalam. Adrian menghela napas pelan, seolah menikmati reaksi yang tidak Batari izinkan terlihat. “Aku lebih tertarik… menyentuhmu.. pelan pelan.. sampai kau memohin padaku untuk berhenti.”
10428 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 10 fois en tant que bound
Read
+Librairie
Why

Why

jawab Aina dengan nada sedikit keras, bahkan tanpa sadar ia membentak Jaden. Jaden yang melihat itu sama sekali tidak merasa marah, ia malah senang ketika Aina dengan lembut menyentuh luka di tangannya. "Saya tidak apa-apa, makanya saya bilang ini luka kecil," jelas Jaden berusaha menenangkan Aina. "Hiks, apanya yang tidak apa-apa. Luka ini parah, dan sepertinya dalam sekali. Bahkan jahitan dalam luka ini juga panjang.''
1014.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 538 fois en tant que bound
Read
+Librairie
BOSSY

BOSSY

Gadis kurus itu semakin berkeringat karena merasa pengap terjebak di antara orang-orang bertubuh besar yang juga memakai pakaian formal sepertinya. Bus tiba-tiba ngerem mendadak, lalu kembali melaju. Membuat gadis kurus itu tak bisa menahan tubuh dan oleng, ia menabrak bahu seseorang dihadapannya yang dibalas dengan dorongan balik di bahunya. Membuat gadis kurus yang belum bisa menahan keseimbangan tubuh itu terdorong kebelakang dan kembali menubruk seseorang di belakangnya.
107.1K Vuesen attenteAjouté à la bibliothèque 262 fois en tant que bound
Read
+Librairie
Unexpected

Unexpected

tanyanya. “Aku ingin menemui Marco,” jawab Zack sambil menunjuk ke arah asistennya yang berada di bar. “Aku tidak lama, Baby. Tetaplah di sini.” Zack merendahkan tubuhnya sedikit, kemudian mengecup bibir Bella. “As you wish, Sir,” balas Bella dan menampilkan senyum sensualnya. Ia tersenyum penuh arti setelah Zack mengangguk. Ia akan memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin untuk memulai aksinya.
9.838.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 799 fois en tant que bound
Read
+Librairie
Penyintas

Penyintas

--------------------- Bersambung. ---------------------
3.6K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 121 fois en tant que bound
Read
+Librairie
MATE

MATE

Aku tidak tau apa yang terjadi, tapi tubuhku terasa sulit untuk digerakkan. “Baumu ... sama persis dengan bau yang menempel di tubuh mateku,” desis pria itu diantara leher dan telingaku, sukses membuat tubuhku bergetar dan napasku tercekat. Tidak pernah sekalipun aku merasakan aura mengintimidasi yang begitu kuat seperti yang dikeluarkan pria ini.
109.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 252 fois en tant que bound
Read
+Librairie
Persona

Persona

Seharusnya dirinyalah yang minta maaf. Safira mengetikkan balasan. Safira: Iya Evan, maafin gue juga ya. Evan membalas dengan cepat. Evan: Kalau gitu besok berangkat bareng gue ya. Safira: Iya Evan. Evan: Btw. HBD, ya. Selamat bertambah umur. Semoga apa yang lo inginkan tercapai. Safira: Makasih Evan, lo ingat ulang tahun gue.
106.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 241 fois en tant que bound
Read
+Librairie
Reuni

Reuni

********** Hasan meraih gelas yang ada di meja kamar tidurnya itu, di genggamnya erat gelas itu "Aku tidak suka dikhianati, bagaimanapun kamu sudah kotor Asti..lihat apa nanti yang akan aku lakukan padamu wanita hina..!", Bara yang menyala-nyala seolah keluar dari kedua bola mata pria yang tengah penuh amarah itu, tangannya yang sebelah pun mengepal keras seakan hendak melayangkan tinju ke arah orang yang telah menginjang-injak harga dirinya itu.
2.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 65 fois en tant que bound
Read
+Librairie
Exit

Exit

Pertanda bahwa tadi memang ada bahan obrolan yang menyenangkan. “Kamu tadi ketinggalan obrolan hangat hari ini, Lin. Breaking news pokoknya.” Anak perempuan yang mempunyai poni panjang itu memberitahuku, tangannya membentuk O dengan tautan jari telunjuk dengan jempol.
102.6K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 81 fois en tant que bound
Read
+Librairie
Broken

Broken

ucap Ami tegas. “Batasan? Maksudnya aku gak boleh temenan sama Yandi gitu, bun?” tanya Reina meminta penjelasan. “Kamu boleh temanan sama dia, tapi kamu harus tahu batasannya. Kamu gak boleh terlalu dekat sama dia, Reina.” “Aku kan emang cuma temanan sama Yandi, bun.” “Bunda gak yakin kalau kalian cuma temanan. Karena kalian terlalu dekat!”
1013.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 299 fois en tant que bound
Read
+Librairie
Dernier
1
...
5678910
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status