Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Broken Angel

Broken Angel

terang Refal menjelaskan. Tangan Angel naik memijit pelipisnya. Mencoba mereka ulang kejadian tersebut. Ia ingat sekarang. Tadi ia begitu putus asa lalu dengan impulsif menabrakkan diri ke mobil yang lewat di hadapannya.
5.54.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai broken mirror
Baca
+Pustaka
DOKTER SETAN

DOKTER SETAN

satu tidak punya wajah. Cermin pecah. Aku jatuh mundur. Dan lagi-lagi dunia runtuh. Aku terbangun di lantai. Tanganku berdarah. Tapi cermin di dinding tak menunjukkan bayanganku. Ia memantulkan ruangan kosong—kecuali sebuah tulisan besar yang muncul seperti goresan kuku: Kau Sudah Melihat Arsip. Sekarang... Arsip Akan Melihatmu.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai broken mirror
Baca
+Pustaka
Kaca yang Pecah

Kaca yang Pecah

Cermin yang retak tidak akan pernah bisa memantulkan kehidupan yang sempurna. Hubunganku dengan Suwanto berakhir di sini. “Lalu... Bisakah kamu memaafkan...?” Perkataan Suwanto terpotong oleh Puspita. “Nona Jennifer, kita bertemu lagi.” Puspita berjalan mendekati Suwanto, menggandeng lengannya dan mengangguk ke arahku. Dia menggunakan riasan yang sangat cantik dan tampaknya hari ini juga merupakan hari baik untuknya.
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai broken mirror
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Lorong yang penuh dengan bayangan kini hilang, digantikan oleh ruang besar dengan dinding berlapis cermin retak, masing-masing memantulkan bayangannya dalam bentuk yang terdistorsi. Ia mencoba mengingat bagaimana ia sampai di tempat ini, tapi pikirannya terasa kabur, seolah ingatan-ingatan itu terhapus seiring dengan langkahnya yang semakin dalam ke dalam dimensi ini. "Di mana aku..." gumamnya, meraba pelipisnya yang terasa nyeri. Di sekelilingnya, cermin-cermin itu berderak pelan, suara retakannya seperti bisikan yang tak henti-hentinya mengganggu pikirannya.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai broken mirror
Baca
+Pustaka
Hëna: Arranged by The Moon (Indonesia)

Hëna: Arranged by The Moon (Indonesia)

Usahanya justru membuatnya jatuh berkali-kali. Elora menabrak perabotan di ruang tengah apartemennya, menjatuhkan buku-buku dari rak dan menggulingkan meja kopi di dekat pintu beranda. Semua ia lakukan tanpa sengaja karena tak mampu mengendalikan diri. Hingga akhirnya Elora membentur cermin panjang di sudut ruangan, membuatnya retak dan pecah dalam kepingan-kepingan besar. Elora menangkap pantulan dirinya di salah satu pecahan cermin itu.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai broken mirror
Baca
+Pustaka
The Miracle is You

The Miracle is You

akhirnya mereka bertiga mendobrak pintu tersebut. “BRRAAAAKKK!” pintu berhasil di buka. Ketika di buka, langsung terlihat sebuah benda persegi panjang yang memanjang ke bawah berdiri tegak dengan ditutup kain putih usang. Entah sudah berapa lama tidak ada yang membersihkan. Kamar itu hanya sebuah kamar kosong lapang yang hanya terdapat benda persegi panjang itu saja. “Yudi gak bohong. Di sini benar ada cermin keramat” kata Kevin
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai broken mirror
Baca
+Pustaka
A Broken Marriage

A Broken Marriage

“Perpisahan menetes di pipimu seperti darah Bibirmu bergetar, bertanya mengapa semua ini sangat menyedihkan Jangan, jangan datang padaku dengan wajah seperti itu Pergilah tinggalkan aku” Di sebuah ruangan yang gelap, hanya berukuran kecil, seorang wanita paruh baya terduduk didalamnya. Tatapannya kosong menatap kedepan, mengesampingkan kewarasan yang dimilikinya. Rambutnya yang tak tertata jelas dan baju daster kusam membalut tubuh kurusnya yang nyaris menyerupai tulang.. Terdapat keriput-keriput di pipinya. Jika orang lain melihatnya, ia akan dianggap orang tak waras. Bibir pucatnya sedari tadi hanya menggumamkan kata-kata yang tak jelas. Namun sebuah nama tak sengaja tercelos dari bibirnya
1030.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai broken mirror
Baca
+Pustaka
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

Pandangan mata terus mengarah pada cermin. "Mariyati, ingat apa yang tadi ibu bilang. Ingat hanya Allah!" Praaakkk! Terdengar suara keras yang berasal dari kaca cermin pada lemari. Namun mereka masih bisa menangkap bayangan soosk Mariman yang terus mengarah pada mereka. "Ingat, Allah!" Praaakkk! Terdengar suara retak yang berasal dari cermin. Dan betapa terkejutnya saat melihat cermin itu sudah retak. Akan tetapi mereka bertiga pun masih bisa melihat dengan samar sosok Mariman masih ada.
1078.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai broken mirror
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Baca Semua Ulasan
Kamar Nomor 13

Kamar Nomor 13

Saat ia akan memukul, ia melihat bayangan hitam muncul lagi di cermin, menatapnya dengan mata kosong dan senyum mengerikan. "Apa yang kau lakukan?" suara parau bergema di dalam kepalanya. Damar merasakan gelombang ketakutan menghampirinya, namun ia tahu ini adalah satu-satunya cara untuk bebas. Dengan kekuatan yang tersisa, ia memukul cermin dengan cincin itu. Retakan kecil mulai muncul, menyebar seperti jaring laba-laba di permukaan cermin. Bayangan di dalamnya terlihat bergetar, seolah kesakitan, dan suara jeritan menyeramkan terdengar memenuhi kamar.
929 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai broken mirror
Baca
+Pustaka
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Hanya lubang hitam lebar, seperti mulut tanpa ujung. Cermin itu berembun dari dalam. Lalu muncul tulisan dari jari tak terlihat: "Biarkan kami masuk." Raka mundur perlahan. Ia meraih salah satu lilin biru yang masih menyala, dan mengikuti nalurinya melemparkannya ke arah cermin. Api biru meledak seketika. Cermin pecah dan jeritan tajam keluar dari retakan kaca, seperti ribuan serangga sedang dibakar hidup-hidup.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai broken mirror
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status