Ibu Susu Untuk BOSKU
kodavdetak jantung seperti tersentakhanya bayangan ada di depankulihatlah semua orang menatapkudengan tatapan tajam penuh percaya diri
ujarnya lembut.
Aku mengangguk, mencoba meresapi kata-kata Ratna, dan perlahan merasakan kecemasan yang mereda di dalam diriku.
Tak lama kemudian, Lidia masuk membawa semangkuk bubur hangat yang menggugah selera.
"Terima kasih, Lidia," kataku sambil tersenyum, merasa terharu dengan perhatiannya.