A Part of Me
ucap gue singkat.
"Gak usah terima kasih sama gue. Udah sering gue ketemu perempuan yang kayak lo. Jadi, bagi gue untuk memberikan sedikit saran, ya, bukan hal istimewa"
Kalimat 'bukan hal istimewa' rasanya terlalu menusuk, seperti belati. Gue terdiam sejenak seraya menatap pada jalan yang berada di depan gue. Memang perlakuannya yang baik ini bukan hal istimewa, artinya ada banyak perempuan yang diperlakukan serupa. Lalu, gue yang berkata hanya teman, mengapa justru merasa tidak terima?
Chapitres populaires