Luka di Ujung Senja
Kali ini ia benar-benar percaya.
Malam itu, rumah terasa berbeda. Bukan lebih ramai, bukan lebih sunyi—hanya lebih luas, seperti dindingnya sedikit mundur.
Lio datang membawa buku kecil.
“Aku bikin ini,” katanya.
Di dalamnya ada gambar kota, jembatan, papan emosi kecil, dan tulisan di halaman terakhir:
“Kalau aku lupa caranya ngerasa, aku buka ini.”
Capítulos Populares