Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Untuk Sofia (Ketika Takdir yang Memilih)

Cinta Untuk Sofia (Ketika Takdir yang Memilih)

"Itu adalah gejala yang lumrah, Mbak. Semua ibu merasakan hal itu. Bahkan di masa ngidam, akan ada saja kejadian aneh. Saya sarankan bapak tetap siaga. Akan ada pemrintaan bahkan perilaku aneh istrinya. Itu bukan suatu kesengajaan. Itu adalah faktor hormon seorang ibu yanh sedang mengandung." "Insya Allah saya akan berusaha menjadi yang terbaik untuk istri dan anak saya, Dok." Kembali Dokter Zulftatma tersenyum. Dia kemudian mengambil secarik kertas dna menyalin resep yang telah ditulis di dalam buku bersampul merah jambu. Bidan Yumna mengambil kertas resep kemudian membawanya ke apotik. "Saya sudah meresepkan obat untuk Mbak Azizah. Ada juga beberapa vitamin dan susu yang mengatasi mual dan
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai bumil montok
Baca
+Pustaka
GAIRAH LIAR PASANGAN MUDA

GAIRAH LIAR PASANGAN MUDA

Mama Maharani “Sayang, Mama sama Bunda Vina udah booking klinik fertilitas terbaik di Singapura! Mount Elizabeth Novena Specialist Centre. Dokter Lisa Tan spesialis IVF, katanya banyak pasien Indonesia sukses. Kalian langsung ke sana ya jam 2 siang! Mama kirim alamat + nomor antrian VIP. Jangan lupa bawa paspor! ❤️” Bunda Vina “Udah Mama kirim vitamin promil juga ke hotel. Minum ya! Dan jangan lupa cek sperma sama ovulasi. Kalau hasilnya bagus, langsung program bayi tabung! Doa Bunda biar cepet dikasih momongan kembar! 🥰” Raymond langsung lempar ponsel ke bantal, manyun. “Gila. Kita lagi liburan, eh disuruh tes kesuburan.”
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai bumil montok
Baca
+Pustaka
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

Marni memberikan beberapa botol Jamu siap minum sudah ia racik. "Walaj si Sum ada-ada aja. Tapi mantap sih! Biasanya emang kalau habis rewangan badan pegel-pegel mesti udah bikin bubur sum-sum untuk sarat tetap aja, adanya Jamu Kamu membantu. Sini tak Bude kasihin ke Si Sum." Bude Sri mengambil bungkusan botol Jamu yang telah Marni siapkan. "Memang hajatnya kapan Bude?"
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai bumil montok
Baca
+Pustaka
Mau Lagi, Nyonya?

Mau Lagi, Nyonya?

Setelah mencatat beberapa hal, dokter itu berbalik menatap kedua orang tua Maudy yang berdiri dengan wajah kuyu di sisi ranjang. ​"Kondisi fisiknya sangat lemah. Cairan infus ini akan membantunya agar tidak dehidrasi, tapi belum mampu menghentikan muntahnya. Pemicu utama muntah hebatnya ini bukan sekadar masalah lambung. Ini hyperemesis gravidarum yang diperparah oleh tekanan psikis yang luar biasa besar,” ujar sang Dokter dengan nada tenang namun serius.
9.8640.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.3K kali sebagai bumil montok
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Perjanjian Nikah dengan Sang CEO

Perjanjian Nikah dengan Sang CEO

Wajah wanita itu merah padam, merasakan gejolak perutnya yang dahsyat. Bik Sum memapah wanita itu menuju ranjang dan menidur kannya. " Sabar ya Non, gak lama ko begini, nanti kalo udah empat bulan juga pulih lagi, mual-mualnya ilang." Bola mata Evellyn membulat demi mendengar perkataan Bik Sum yang empat bulan. " Apa Bik? empat bulan? " ucap Evellyn lemah.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai bumil montok
Baca
+Pustaka
Mabuk Janda

Mabuk Janda

Devi berkata. “Bli ikut ke belakang, Devi. Kebelet pengen ke toilet.” Gede menyahut. Aku tahu Gede sengaja ke toilet karena ingin membiarkanku berdua dengan Agni. Sekarang tinggal kami berdua. Duduk saling berhadapan. Aku menatap lurus ubun-ubun Agni yang sedang menunduk. Namun, pandanganku kacau saat melihat area dadanya yang putih mulus. Menyembul bulatan sintal menggelora yang terlihat di balik kebayanya. Bulatan indah yang berukuran cukup besar. Montok. Tanganku mungkin tidak cukup untuk menggenggamnya. Ah, kenapa pikiran bujang yang ngebet menikah selalu mesum begini?
9.9208.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai bumil montok
Baca
+Pustaka
Rahasia Di Balik Lelaki Miskin Adalah Lelaki Kaya

Rahasia Di Balik Lelaki Miskin Adalah Lelaki Kaya

2 BULAN KEMUDIAN "TOK, TOK, TOK. Pev... Kamu kenapa??" Tanya Vivi mendengar anaknya muntah muntah di kamar mandi. "Nggak Mah.. Mungkin aku sedang Magh...," ucap Pevita kepada Mamanya, Vivi. "Ayo kita periksa ke dokter dulu, sudah hampir sebulan kamu sering muntah muntah seperti itu, takutnya penyakit maghmu sudah akut," ucap Vivi, Ibunya Pevita.
8.8299.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai bumil montok
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

Wanita itu beranjak dari duduknya dan mendapati air merembes turun membasahi bagian bawah dress terusan yang dipakainya. "O-oppa, sepertinya aku mengompol tanpa sadar. A-apa ini air ketuban?" ucap Jihye takut-takut dan tepat setelahnya wanita itu merasakan desakan kuat pada rahimnya. "O-omo! Sepertinya aku akan melahirkan." Sebagai sepupu siaga Hobi cepat-cepat membawa wanita itu ke rumah sakit. TTT
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai bumil montok
Baca
+Pustaka
BUKAN SEKEDAR CINTA MONYET

BUKAN SEKEDAR CINTA MONYET

Melinda tidak merespon Ia hanya melirik Mila yang tengah mengambil nasi. "Niatnya sih nggak ngerjain, Ma, tapi cuma menghibur karena Mbak Melinda sejak kemarin sepulang dari Semarang ia terlihat murung terus," Mila memberi alasan dengan melirik kearah Melinda yang juga tengah melirik ke arahnya dengan mata yang melotot. "Kok murung kenapa memangnya, Mil?" Tanya bapaknya yang tengah memasukkan sesendok nasi di mulutnya.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai bumil montok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status