Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Story of NATHANIEL & KLARA

The Story of NATHANIEL & KLARA

Author POV Di sebuah kafe yang terbilang cukup sepi pengunjung itu, terdapat sosok wanita bersurai biru navy yang sedang duduk terdiam di sebuah kursi. Sosok itu tak lain adalah Klara. Tampaknya ia sedang menunggu seseorang. ‘Dia pasti akan datang, kan?’ batin Klara. Selang beberapa menit kemudian, sosok yang ditunggu-tunggu datang. Sosok pria bersurai hitam dengan memakai hoodie dan celana jeans berwarna senada.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as café waiting love
Read
+Library
Dipuja Dua Penguasa

Dipuja Dua Penguasa

Cafe Memories. Di tengah aroma kopi yang harum dan suasana yang tenang, seorang wanita berparas cantik membuka pintu kafe. Sejenak dia berdiri di muka pintu. Matanya berlari ke tiap sudut kafe kesukaan muda mudi itu untuk mencari seseorang. Sebaik saja netranya menangkap sosok sang pria, dia langsung menyusun langkah penuh keanggunan.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as café waiting love
Read
+Library
NODA DI MALAM PERTAMA

NODA DI MALAM PERTAMA

Hingga di sebuah cafe coffe dia menepikan kendaraan beroda dua itu. Wanita itu melangkah seorang diri memutuskan untuk menikmati coffe panas yang nikmatnya hingga melupakannya mengenai permasalahannya sejenak. Dia menunggu di salah satu meja yang menunjukkan nomer dua puluh tiga. Hanya sepuluh menit waktu menyita pembuatan coffe late seperti apa pesanan gadis itu. Begitu secangkir coffe dengan asap yang masih mengepul tersimpan di depannya. Tersaji di atas meja, menguarkan aroma yang begitu menyengat penciumannya.
11.4K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as café waiting love
Read
+Library
Fitnah Di Hari Pernikahanku

Fitnah Di Hari Pernikahanku

Seorang wanita berambut hitam panjang terurai, mengenakan dress hitam duduk di sebuah cafee, sembari menatap layar gawainya. Menunggu kedatangan sang kekasih. Ditemani secangkir kopi latte dan cake stroberi wanita itu masih setia menatap layar gawainya. Hatinya berbunga-bunga memikirkan sang kekasih yang sudah beberapa hari tak ada kabar. Hari ini ketika Dirga membalas pesannya, dia seakan mendapatkan angin segar dari pria itu.
9.329.7K viewsCompletedAdded to Library 802 Times as café waiting love
Read
+Library
Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Biarkan Aku Membantumu Nyonya

“Apa pun yang kamu mau.” Mereka melanjutkan langkah. Kafe itu tidak terlalu ramai—hanya beberapa meja di luar yang ditempati pasangan muda dan satu-dua pekerja remote dengan laptop. Dava dan Aurelia memilih meja di sudut, dekat pagar kayu yang menghadap jalan. Pelayan datang, mereka memesan latte dingin untuk Aurelia dan americano untuk Dava. Saat mereka menunggu pesanan, Aurelia bersandar di bahu Dava, matanya menatap lalu lalang kendaraan di jalan.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as café waiting love
Read
+Library
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

mereka. “Yeah. Charged.” Lift rasanya lama banget. Sampai ding, pintu kebuka di lobby. “Coffee,” kata Mey cepat. “Coffee.” Di depan vending machine, bahkan pesen kopi pun berasa punya subtext. “Kamu mau apa?” tanya Rafael. “Just... black coffee.” Rafael masukin koin, pencet tombol. Dua cup jatuh, asap tipis naik.
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as café waiting love
Read
+Library
The Endless Love

The Endless Love

“Semakin pelik, berarti semakin besar kekuatan cinta itu diuji. Sampai dimana keduanya saling bertahan tidak mau mengakui.” — The Endless Love — Deana langsung meninggalkan kelas tepat ketika seorang dosen masuk bahkan tidak memperdulikan panggilan dosen tersebut. Menurutnya itu sama sekali tidak penting karena yang lebih penting sekarang adalah mama Larashaty. Tadi asisten rumahnya menelepon dan mengatakan jika keadaan mama Larashaty tiba-tiba saja memburuk kemudian tidak sadarkan diri.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 226 Times as café waiting love
Read
+Library
Sacrifice : A Pen For The Garden Of The World

Sacrifice : A Pen For The Garden Of The World

Suasana di Cafe ini sangatlah hangat , sampai – sampai buku yang di baca Valentine terasa hidup . Valentine cukup terkenal di Café Rindu , karena hampir setiap malam dia selalu memesan kopi dan membaca Buku di Café ini . “Hey dimana pasangannya ? Sendiri terus , kamu tidak merasa kesepian gitu ? hahaha?” tanya seorang Barista kepada Valentine . “Hahaha aku tidak merasa kesepian ko ..” Seketika Valentine teringat senyuman Silvan , lalu wajah
103.9K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as café waiting love
Read
+Library
Menyala Istri Sah!

Menyala Istri Sah!

Mobil hitamnya meluncur menuju kafe Aurora. Kafe itu terletak di sudut kota, tempat yang populer untuk kalangan eksekutif. Interiornya modern, dengan lampu gantung kaca dan aroma kopi yang menenangkan. Di meja pojok, Shanaya sudah menunggu. Blazer putih membalut tubuh rampingnya, namun tidak terkancing rapat. Dari celahnya terlihat gaun satin tipis berwarna hitam yang menempel sempurna di kulit. Potongan lehernya rendah, menyisakan belahan dada yang jelas terlihat dan menjadi pusat perhatian kaum pria yang lalu-lalang di kafe itu. Setiap kali ia mengangkat cangkir kopi ke bibir, lengkung tubuhnya semakin menonjol, sengaja atau tidak, seakan menguji fokus siapa pun yang menatap.
66.2K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as café waiting love
Read
+Library
Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

“Apa aku boleh menunggunya di sini?” “Tentu. Kebetulan di sini juga ada kafe kecil untuk siapa pun yang menunggu.” Aiko menunjuk ke arah sebuah pintu kaca dekat kasir. Di atas pintu tersebut tertulis Kafe Visionary, dan di balik pintu kaca tersebut ada beberapa meja pelanggan yang terisi oleh beberapa orang yang sedang menyantap makanan atau camilan.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as café waiting love
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status