Sisa Rasa
Selin bertanya pada penjahit, lalu menatap pantulannya di cermin besar tanpa menunggu pujian dari Rendra.
“Bagus,” ucap Rendra pelan. Suaranya sedikit lebih berat dari biasanya. Dia memperhatikan Selin lebih lama dari waktu yang dia rencanakan. Dia menunggu Selin bertanya, “Aku cantik nggak, Ren?” atau “Kamu suka nggak modelnya?”
Tapi Selin hanya mengangguk pelan pada penjahit. “Di bagian dada agak sedikit longgar, Mbak. Tolong dikecilkan satu senti lagi ya.”